Ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2026 dari Apple akan segera bergulir dalam beberapa hari mendatang. Konferensi tahun ini memegang peranan sangat krusial bagi masa depan raksasa teknologi tersebut.

WWDC 2026 akan tercatat sebagai konferensi terakhir yang dipimpin oleh CEO Apple Tim Cook sebelum dirinya resmi pensiun.

>>> Maybank Indonesia Gelar RUPSLB Akhir Juni Bahas Akuisisi Tiga Perusahaan

Acara ini sekaligus menjadi pembuktian besar bagi Apple dalam merealisasikan pengalaman Apple Intelligence yang telah dijanjikan sejak dua tahun lalu.

Fokus utama perhelatan kali ini tertuju pada pembaruan besar-besaran untuk asisten virtual Siri.

Apple siap memperkenalkan jajaran sistem operasi teranyar meliputi iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, watchOS 27, tvOS 27, dan visionOS 27.

Siri Lebih Pintar dengan AI

Siri kini dirancang lebih pintar dengan kemampuan mengakses email, pesan, file, foto, serta data pribadi lainnya untuk mengenali preferensi pengguna.

Melalui akses ini, Siri dapat merangkum informasi, menganalisis dokumen, hingga mengendalikan pengaturan pada perangkat.

Kemampuan membaca konteks layar juga disematkan pada Siri.

Saat pengguna menerima pesan berisi alamat rumah, Siri secara otomatis dapat mendeteksi informasi tersebut dan langsung memasukkannya ke dalam daftar kontak.

Generasi terbaru Siri diprediksi bakal beroperasi layaknya chatbot populer seperti ChatGPT dan Gemini. Asisten digital ini akan hadir sebagai aplikasi terpisah di dalam sistem operasi Apple.

Pengguna bisa berinteraksi dengan Siri menggunakan perintah suara maupun teks melalui bilah Ask Siri yang tersedia.

Aplikasi mandiri ini juga mendukung pemrosesan dokumen dalam bentuk foto, file PDF, hingga jenis dokumen lainnya.

Guna menyokong performa AI tersebut, Apple menjalin kolaborasi strategis dengan Google untuk menyematkan model AI Gemini.