Pembalap rookie Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, menerima hukuman long lap penalty pada balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park.

Sanksi diberikan oleh FIM MotoGP Steward Panel setelah Veda dinyatakan bersalah melambat dan mengganggu pembalap lain saat sesi kualifikasi Q2 pada Sabtu (6/6).

>>> Stadion Cleveland Bersiap Tampung 60 Ribu Penonton Laga Brasil Lawan Mesir

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu kedapatan memacu motor terlalu lambat di Tikungan 5, yang dinilai mengganggu laju Ruche Moodley dari tim CODE Motorsports.

Hukuman ini mewajibkan Veda untuk melewati jalur khusus di sebuah tikungan sebanyak satu kali saat balapan pada Minggu (7/6).

Meskipun kehilangan waktu sekitar dua hingga tiga detik akibat penalti, posisi start Veda tidak berubah dan ia tetap memulai balapan dari urutan kesembilan di baris ketiga.

Veda menjadi salah satu dari tiga pembalap yang menerima sanksi serupa di Balaton Park.

Matteo Bertelle dari LEVEL UP - MTA dan Eddie O’Shea dari GRYD Racing juga mendapatkan hukuman serupa.

Keberhasilan Veda mengamankan grid start kesembilan diraih dengan catatan waktu terbaik 1 menit 46,845 detik.

Ini merupakan kali kelima ia masuk sepuluh besar dari delapan Grand Prix musim 2026.

Sesi latihan Veda tidak berjalan mulus setelah ia mengalami insiden di lintasan. Kendala fisik akibat kecelakaan membuat program simulasi balapannya terganggu sebelum kualifikasi.

"Hari ini bukanlah hari yang sempurna, tetapi juga bukan hari yang buruk," kata Veda Ega Pratama.

Ia menjelaskan bahwa kecelakaan di awal FP2 pada Sabtu pagi membuatnya gagal menyelesaikan simulasi jangka panjang yang direncanakan tim.