Ketegangan tinggi sempat membuat kaki Robinson mati rasa. Namun, pencapaian di hari pembuka ini menjadi momen spesial yang emosional bagi kariernya.

"My legs were numb and there was a point where I couldn't hear anything.

After the second wicket, that's probably the loudest I've ever heard on a cricket field," kata Robinson.

Robinson mengaku tidak bisa menggambarkan dengan kata-kata atas keberhasilan emosional tersebut. Kegugupan sejak pagi hari akhirnya terbayar tuntas lewat performa maksimal.

Pada hari kedua, 5 Juni 2026, Selandia Baru melanjutkan permainan dari posisi 61-6, tertinggal 79 angka dari Inggris.

Sementara itu, pemukul pembuka Emilio Gay menandai debutnya menggantikan Zak Crawley.

>>> Portugal Kalahkan Chili 2-1 dalam Uji Coba Piala Dunia

Gay berhasil mencetak boundary pertama lewat pukulan square drive pada over ke-17, membawa Inggris mencapai skor 78-1.