Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi permukaan rumput di Raymond James Stadium, Florida, menjelang pertandingan persahabatan melawan Selandia Baru pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Kekhawatiran itu muncul setelah Tuchel melihat dokumentasi foto dari jurnalis yang menunjukkan kualitas lapangan pasang-dan-mainkan (plug and play) di markas klub American Football Tampa Bay Buccaneers tampak kurang rata.

>>> Timnas Swiss Hadapi Australia di Piala Dunia 2026 Tanpa Breel Embolo

Meski demikian, arsitek taktik asal Jerman itu menegaskan bahwa permasalahan infrastruktur ini tidak akan mengubah rencana penyusunan komposisi pemain maupun pembagian menit bermain yang telah ia persiapkan.

Staf lapangan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan langsung bergerak aktif berkoordinasi dengan pengelola stadion demi memastikan keamanan arena sebelum kick-off.

"Saya baru saja melihat foto dari kolega Anda yang membuat saya sedikit khawatir dan cemas, tetapi mari kita putuskan ketika kita berada di sana," ujar Tuchel dalam keterangan pers pada Jumat.

Tuchel ingin melakukan inspeksi langsung ke lokasi di Tampa Bay sebelum mengambil keputusan atau melakukan penyesuaian taktis bersama skuadnya.

"Jika ada masalah, kita selalu bakal meresponsnya.

Rencananya besok adalah bermain 45 menit dengan dua tim lengkap, untuk memberikan kesempatan bermain yang sama kepada semua orang," jelas Tuchel.

Mantan pelatih Chelsea itu berniat menerapkan rotasi besar-besaran dengan menurunkan dua tim berbeda di masing-masing babak guna mengintegrasikan kembali identitas permainan ofensif dan defensif The Three Lions.

>>> Albania Jamu Luksemburg di Laga Persahabatan, Maran Ingin Bangun Momentum

"Kemudian kita dapat melanjutkan tiga hari berikutnya dengan beban latihan yang sama. Itulah rencananya, dan saat ini kami tetap berpegang pada rencana tersebut," sambung Tuchel.