Borneo FC resmi menjadi wakil Indonesia bersama Persib Bandung dalam ASEAN Club Championship musim 2026/27. Kompetisi antarklub Asia Tenggara ini diikuti oleh 14 tim terbaik.

Hasil undian menempatkan Borneo FC di Grup A bersama Buriram United dan Ratchaburi FC. Manajemen klub menilai semua lawan di grup tersebut memiliki kualitas merata.

>>> John Herdman Ubah Gaya Main Timnas Indonesia Jadi Lebih Dominan

Manajer Tim Borneo FC, Dandri Dauri, mengatakan tim harus belajar dari pengalaman turnamen sebelumnya. "Kita kali kedua ikut turnamen ini.

Tentu banyak hal yang bisa kita lihat dari perjalanan yang lalu," ujarnya.

Musim depan Borneo FC akan menghadapi empat agenda kompetisi sekaligus. Manajemen fokus pada kesiapan fisik dan kedalaman skuad agar bisa tampil maksimal di setiap ajang.

Dandri menekankan pentingnya jadwal resmi segera dirilis. "Kita harus mengambil pengalaman di Shopee Cup.

>>> Thomas Tuchel Khawatirkan Kondisi Rumput Stadion Tampa Bay Buccaneers

Tapi ada baiknya kalau jadwal pertandingan Super League dan Shopee Cup segera diumumkan," katanya.

Potensi tabrakan jadwal menjadi perhatian serius. Manajemen berharap PSSI dan PT Liga berkolaborasi mengatur jadwal agar tidak terjadi bentrok.

Borneo FC juga ingin menghindari perubahan jadwal mendadak seperti musim lalu. "Musim kemarin kita yang diminta mengubah jadwal.

Jangan sampai nanti Borneo FC mengalami lagi," tegas Dandri.

>>> Rumania vs Wales: Laga Uji Coba di Bukarest Jadi Ajang Pembuktian

Transparansi penjadwalan dinilai penting untuk mencegah polemik perlakuan khusus. "Saya tidak mau nanti ada isu-isu di belakang, ada kata anak emas atau Borneo FC diuntungkan," tutupnya.