Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil mengamankan tiket ke babak final Indonesia Open 2026.

Keberhasilan ini diraih setelah ia meredam perlawanan sejumlah pemain muda potensial sepanjang turnamen.

>>> Cipta Cendikia dan Putri KP Juara Hydroplus Soccer League Jakarta

Jonatan mengaku faktor pengalaman menjadi kunci utama kemenangannya di fase-fase krusial.

Perjalanan menuju partai puncak tidak mudah, mengingat performanya di beberapa turnamen sebelumnya kurang optimal.

Pencapaian terbaiknya sebelum ini adalah menjadi runner-up di India Open pada Januari lalu, sementara sisanya terhenti di perempat final.

Pada babak pertama, Jonatan mengalahkan Jason Teh dengan skor 21-18 dan 21-15.

Langkahnya berlanjut ke babak 16 besar dengan menumbangkan sesama pemain Indonesia, Alwi Farhan, melalui laga ketat tiga gim 17-21, 21-17, dan 21-16.

Memasuki perempat final, ia kembali memetik kemenangan atas pemain muda Jepang, Yushi Tanaka, lewat kedudukan akhir 21-19 dan 24-22.

Ujian kematangan bertanding terjadi di semifinal saat Jonatan berhadapan dengan Panitchaphon Teeraratsakul.

Ia menyudahi perlawanan wakil Thailand tersebut dalam duel sengit tiga gim dengan skor 16-21, 21-10, dan 21-12.

Jonatan menyadari bahwa menghadapi barisan pemain muda menghadirkan tantangan tersendiri yang menguras fisik.

Aspek usia, kekuatan pukulan, serta kecepatan dinilai sudah jauh berbeda dibandingkan dengan dirinya.

>>> Mathew Baker Catat Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia Senior

"Ya, mungkin dari pengalamannya ya, saya rasa," kata Jonatan usai laga, mengomentari faktor kemenangan atas pemain muda.

"Karena ya mungkin mereka punya speed, mereka punya power, mereka punya semangat, keinginannya masih sangat besar. Tapi ada yang mereka nggak punya, mungkin pengalaman.

Mereka juga baru beberapa tahun ada di top perform, top level-lah ya kita bisa billing."