Malik Wildan Soroti Konsistensi Timnas Indonesia Usai Tekuk Oman
Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman dalam laga uji coba internasional FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (6/6/2026).
Tiga gol kemenangan dicetak oleh Justin Hubner (13'), Ole Romeny (28'), dan Ragnar Oratmangoen (56'). Hasil ini memicu optimisme publik terhadap perkembangan tim asuhan John Herdman.
>>> Timnas Indonesia Dinilai Realistis Tembus 100 Besar FIFA
Namun, pengamat sepak bola Malik Wildan mengingatkan bahwa atmosfer pertandingan uji coba berbeda dengan turnamen resmi. Menurutnya, tekanan dalam laga persahabatan belum maksimal.
"Kalau dibilang konsisten menurutku kita belum melihat ini secara pressure, artinya kemenangan yang didapatkan oleh John Herdman ini semuanya di laga uji coba," kata Wildan saat dihubungi Kompas.
com, Sabtu (6/6/2026).
Wildan menambahkan bahwa laga uji coba tetap penting bagi tim. Fase ini dimanfaatkan pelatih untuk bereksperimen dengan komposisi pemain dan menyusun skema permainan terbaik.
"Bukan artinya kita mengecilkan parameter laga uji coba, tapi uji coba itu penting, tapi yang namanya international friendly match itu di negara manapun adalah kesempatan untuk mencoba talent pool, mencoba resep, mencoba berbagai taktik," ujar Wildan.
>>> PLN Rampungkan Fondasi Tower Darurat untuk Pemulihan Listrik Sumut
Di sisi lain, Wildan mengapresiasi perubahan positif dalam gaya permainan Timnas Indonesia sejak ditangani Herdman. Skuad Garuda kini tampil lebih progresif dalam membangun serangan.
"Artinya penguasaan bola yang dilakukan sama Herdman ini selalu bermuaranya kepada sebuah skema improvement attack, skema improvisasi serangan yang tidak melulu bermain defense to counter," ucap Wildan.
Namun, Wildan menegaskan bahwa kualitas sesungguhnya baru akan teruji dalam kompetisi resmi dengan tekanan tinggi. Turnamen seperti Piala AFF atau FIFA ASEAN Cup akan menjadi panggung pembuktian.
"Apakah John akan tetap bermain seindah yang dia lakukan di uji coba, atau John akan mengubah sedikit pragmatisme yang mungkin nanti akan dimasukkan ke dalam bumbu tim nasional racikannya dia, itu yang menurutku harus kita highlight," ujar Wildan.
Menurutnya, ujian dalam format turnamen sangat dibutuhkan untuk melihat kedalaman mental dan konsistensi skema permainan. Indonesia perlu menghadapi situasi kompetitif dengan ekspektasi besar dari publik.
>>> Marc Marquez Rebut Kemenangan Mutlak di Sprint MotoGP Hongaria 2026
"Intinya John masih membutuhkan pressure, pressure-nya dalam bentuk apa? Ya turnamen, sebuah misi untuk meraih kemenangan apalagi pasti ada beban untuk mendapatkan titel juara," katanya.
Update Terbaru
Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Ekonomi Indonesia Tidak Mengarah Krisis
Sabtu / 06-06-2026, 22:00 WIB
Kebun Binatang Guadalajara Libatkan Satwa untuk Prediksi Piala Dunia 2026
Sabtu / 06-06-2026, 21:58 WIB
PSSI Pantau Bakat Pesepak Bola Putri di Hydroplus Soccer League
Sabtu / 06-06-2026, 21:56 WIB
Armenia vs Kazakhstan: Uji Coba di Yerevan Jelang UEFA Nations League
Sabtu / 06-06-2026, 21:53 WIB
Jonatan Christie Tantang Pemain Muda di Final Indonesia Open 2026
Sabtu / 06-06-2026, 21:52 WIB
Jadwal Grup F Piala Dunia 2026: Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia Bersaing
Sabtu / 06-06-2026, 21:52 WIB
Chanyeol di Hari Pertama Konser EXO Jakarta: Aku Rindu Kalian
Sabtu / 06-06-2026, 21:52 WIB
Square Enix Umumkan Final Fantasy VII Revelation Rilis Serentak 2027
Sabtu / 06-06-2026, 21:48 WIB
Belgia Hajar Tunisia 3-0 dalam Laga Uji Coba
Sabtu / 06-06-2026, 21:48 WIB
Sinopsis Teach You a Lesson, Drama Korea Terbaru Kim Mu-yeol
Sabtu / 06-06-2026, 21:44 WIB
Veda Ega Pratama Targetkan Hasil Maksimal di Moto3 Prancis 2026
Sabtu / 06-06-2026, 21:43 WIB
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Dimulai 12 Juni di Tiga Negara
Sabtu / 06-06-2026, 21:43 WIB
Veda Ega Pratama Targetkan Hasil Maksimal di Moto3 Prancis
Sabtu / 06-06-2026, 21:38 WIB
KKP Pacu Swasembada Garam Lewat Pembangunan K-SIGN di Rote Ndao
Sabtu / 06-06-2026, 21:38 WIB






