Sebagian orang justru merasa lebih fokus dan produktif saat bekerja di lingkungan yang ramai dan bising. Kebiasaan ini bertolak belakang dengan anggapan umum bahwa ketenangan adalah kunci konsentrasi.

Faktor usia turut memengaruhi kecenderungan tersebut.

>>> Promo Staycation Mewah Rp999 Ribu di Surabaya, Buruan Sebelum 20 Juni

Generasi muda biasanya menganggap kebisingan sebagai hal yang normal, sementara kelompok usia lebih tua cenderung terganggu oleh suara bising saat bekerja.

Penelitian tahun 2019 dari Future Workplace dan Plantronics, Inc. mengungkapkan bahwa lebih dari setengah individu Gen Z yang disurvei menyatakan paling produktif di tengah kebisingan kantor.

Sebaliknya, 60 persen Baby Boomers memilih suasana tenang.

Ciri Kepribadian yang Khas

Individu yang membutuhkan stimulasi suara untuk fokus memiliki beberapa ciri kepribadian yang khas. Berikut delapan di antaranya.

1. Kreatif dan Inovatif.

Suara latar dapat membuka imajinasi mereka, sehingga kerap menghasilkan ide serta solusi inovatif.

Studi tahun 2021 di Scientific Research Publishing menunjukkan bahwa tingkat kebisingan sedang berkaitan dengan peningkatan kinerja kreatif pada pemikir yang sangat orisinal.

2. Memiliki Dunia Batin yang Kaya.

Individu yang menikmati suara konstan biasanya memiliki imajinasi yang kaya. Keheningan total justru dapat mengganggu kreativitas mereka.

3. Menyukai Variasi dalam Aktivitas.

Keheningan sering terasa membosankan bagi mereka. Suara bising berfungsi mengembalikan semangat dan memicu produktivitas.

>>> Laporan Tenaga Kerja AS Tekan Mata Uang Negara Berkembang

4. Mudah Beradaptasi dengan Lingkungan Baru.

Orang yang fokus dalam suasana ramai dikenal lebih fleksibel.

Psikolog berlisensi Lienna Wilson mengatakan, orang yang fleksibel cenderung mudah beradaptasi dengan berbagai situasi, seperti tetangga berisik atau tinggal di dekat stasiun kereta api.