Model kecerdasan buatan (AI) dari OpenAI, Google, dan Anthropic dilaporkan berhasil lulus ujian masuk di dua universitas paling bergengsi di Jepang, yaitu University of Tokyo dan Kyoto University.

Beberapa model AI bahkan mencetak skor lebih tinggi daripada peserta manusia dengan nilai terbaik pada ujian yang sama.

>>> Trump Rencanakan Pertemuan dengan CEO AI Bahas Investasi Pemerintah

Temuan ini diungkapkan oleh perusahaan AI asal Jepang, LifePrompt, yang menguji tiga model AI terbaru: ChatGPT 5.2 Thinking, Google Gemini 3 Pro Preview, dan Claude Opus 4.5.

Ketiga teknologi AI tersebut diminta menyelesaikan soal ujian masuk tahun akademik 2026 untuk University of Tokyo dan Kyoto University, dua institusi dengan proses seleksi sangat ketat.

Sekitar 500.000 siswa mengikuti ujian masuk universitas di Jepang setiap tahunnya.

Persaingan masuk ke fakultas favorit di University of Tokyo dianggap sebagai salah satu yang paling sulit di dunia.

ChatGPT Unggul di Berbagai Jalur

Dari seluruh model yang diuji, ChatGPT mencatat hasil paling mencolok, terutama pada jalur Natural Sciences III University of Tokyo, jalur masuk kedokteran dan ilmu sains paling kompetitif.

Pada jalur tersebut, ChatGPT meraih skor 503 dari total 550 poin, 50 poin lebih tinggi dibandingkan peserta manusia dengan skor tertinggi yang memperoleh 453 poin.

Model AI rilisan November 2022 itu bahkan mendapatkan nilai sempurna untuk mata ujian matematika.

Sementara pada jalur Humanities and Social Sciences, ChatGPT memperoleh 452 poin dari total 550 poin, mengungguli skor tertinggi peserta manusia yang diterima tahun ini sebesar 434 poin.

Keberhasilan serupa didapatkan di Kyoto University. ChatGPT mencetak 771 poin pada ujian masuk Fakultas Hukum, melampaui nilai tertinggi manusia di angka 734 poin.