POPSI Minta Transparansi Pemerintah dalam PP Tata Kelola Ekspor Komoditas

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) mendesak pemerintah untuk lebih transparan dalam implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis.
Ketua Umum POPSI, Mansuetus Darto, menyoroti sejumlah pasal dalam beleid tersebut yang dinilai masih menyisakan pertanyaan.
>>> BRI Life Perkuat Tata Kelola Hadapi Lonjakan Biaya Kesehatan
Salah satunya adalah Pasal 4 yang mengatur pengecualian kewajiban ekspor melalui BUMN Ekspor bagi pelaku usaha yang memiliki kontrak dengan pemerintah.
Menurut Darto, pasal ini berpotensi membuka celah lobi dan menimbulkan ketidakpastian usaha.
"PP tersebut menimbulkan potensi kecurangan gaya baru melalui perlunya berkontrak dengan pemerintah jika ingin dikecualikan dan BUMN dapat mengambil margin," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (6/5/2026).
Ia juga menyoroti mekanisme pembentukan harga yang masih abu-abu.
Darto mempertanyakan bagaimana harga ekspor ditentukan, bagaimana pembeli memastikan harga wajar, dan bagaimana audit harga ekspor akan dilaksanakan.
>>> BRI Dukung UMKM Tembus Pasar Global di Bali Wellness and Beauty Expo 2026
Selain itu, PP ini dinilai belum menjelaskan secara terukur tambahan devisa negara yang diharapkan dari skema ekspor satu pintu.
"Margin yang diambil oleh BUMN tidak sama dengan devisa negara," tegas Darto.
POPSI mengingatkan potensi dampak langsung terhadap petani sawit.
Setiap tambahan biaya di tingkat ekspor umumnya diteruskan ke bawah melalui rantai pasok, yang akhirnya memengaruhi harga tandan buah segar (TBS) yang diterima petani.
"Apabila margin yang diambil oleh BUMN ekspor menjadi komponen biaya baru, risiko terbesar dapat ditanggung petani melalui penurunan harga TBS," kata Darto.
>>> Cremonese Siapkan Fondasi Skuad Baru dan Bidik Andrea Fulignati
Oleh karena itu, POPSI meminta pemerintah menjelaskan perhitungan harga, mekanisme pengawasan, dan skema perlindungan petani sebelum kebijakan dijalankan penuh.
Update Terbaru
Ilmuwan Ungkap Misteri Asal-usul Batu Altar Stonehenge dari Skotlandia
Sabtu / 06-06-2026, 19:20 WIB
Peluang Rebound IHSG dan Rupiah Bergantung Langkah Pemerintah
Sabtu / 06-06-2026, 19:20 WIB
Renault Luncurkan Duster DCT Generasi Terbaru dengan Harga Terjangkau
Sabtu / 06-06-2026, 19:18 WIB
Sinopsis Great White, Bioskop Trans TV 6 Juni 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:17 WIB
Renault Luncurkan Duster Generasi Terbaru di India, Harga Mulai Rp270 Jutaan
Sabtu / 06-06-2026, 19:17 WIB
Inter Milan Dekati Liverpool demi Rekrut Curtis Jones
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Rizky Ridho Catat 50 Caps Bersama Timnas Indonesia Usai Libas Oman
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Singapore Airlines Jajaki Pembelian 50 Jet Besar Airbus dan Boeing
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
6 Lokasi yang Sebaiknya Dihindari Saat Membeli Rumah
Sabtu / 06-06-2026, 19:16 WIB
Veda Ega Pratama Start Kesembilan di Kualifikasi Moto3 Hungaria 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:12 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Cile Sebelum Piala Dunia 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:12 WIB
Rogbid SR15 Ultra: Cincin Pintar dengan Layar Mungil dan Fitur Getar
Sabtu / 06-06-2026, 19:12 WIB
Veda Ega Pratama Start Kesembilan di Kualifikasi Moto3 Hungaria 2026
Sabtu / 06-06-2026, 19:08 WIB
Tim Jakarta Amankan Tiket ke Putaran Nasional Soccer League All Stars
Sabtu / 06-06-2026, 19:08 WIB






