PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merombak struktur kepemimpinan dengan melantik tiga pejabat baru di jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.

Langkah ini diumumkan di Jakarta pada Sabtu (6/6/2026).

>>> IHSG Ambles 8,69 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Lenyap Rp 922 Triliun

Dua nama baru mengisi posisi Dewan Komisaris, yaitu Marsudi Syuhud sebagai Komisaris Independen dan Temmy Satya Permana sebagai Komisaris.

Sementara itu, L. Dodot Patria Ary Suprianto ditunjuk sebagai Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan.

Pejabat baru itu mendampingi Direktur Utama Kindaris dan Wakil Direktur Utama Sunar Basuki.

Penyegaran struktural ini diambil untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam pemberdayaan pengusaha perempuan ultra mikro.

Perubahan lanskap ekonomi, digitalisasi, dan kebutuhan efisiensi mendorong PNM memperkuat fondasi kepemimpinan demi transformasi jangka panjang. Direktur Utama Kindaris menekankan pentingnya adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan.

"Di tengah berbagai perubahan, PNM terus melakukan penguatan dan pembaruan di berbagai aspek organisasi. Namun perubahan yang paling menentukan adalah perubahan pada manusianya," kata Kindaris.

Manajemen menilai pertumbuhan bisnis harus selaras dengan misi sosial untuk mewujudkan dampak nyata bagi masyarakat prasejahtera. Transformasi kepemimpinan diarahkan menjaga keseimbangan antara profesionalisme korporasi dan empati sosial.

>>> Pemerintah Buka Peluang Revisi Aturan Konversi Devisa Hasil Ekspor

"Kita bekerja dengan hati. Kita hadir untuk memberdayakan.

Setiap keputusan harus berpijak pada empati, keteladanan, dan keberpihakan pada kemajuan bersama," ujar Kindaris.

Penguatan struktural ini bertepatan dengan transisi status PNM menjadi Persero yang menuntut adaptabilitas lebih tinggi.

Direksi meyakini modal utama perseroan adalah budaya gotong royong yang telah mengakar selama lebih dari dua dekade.

Kindaris menambahkan, perjalanan ke depan tidak selalu mudah, namun dengan semangat kolaborasi dan budaya saling menguatkan, PNM akan mampu melewati setiap proses transformasi.

Perusahaan menegaskan bahwa pembaruan tata kelola bukan sekadar pergantian jabatan.

>>> Kementerian PU Kejar Target 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026

"Transformasi adalah upaya membangun organisasi yang semakin relevan, tangguh, dan mampu menghadirkan dampak lebih luas bagi jutaan keluarga Indonesia," pungkas Kindaris.