New York Knicks berhasil mengalahkan tuan rumah San Antonio Spurs dengan skor 105-104 pada Jumat (waktu setempat) untuk memimpin 2-0 dalam seri Final NBA yang menggunakan sistem best-of-seven.

Kemenangan tipis tersebut dipastikan melalui aksi Jalen Brunson yang mencuri bola dan melesakkan tembakan bebas penentu saat pertandingan menyisakan 9,5 detik.

>>> Jadwal Lengkap MotoGP Hungaria 6-7 Juni 2026 di Sirkuit Balaton Park

Hasil ini membuat New York Knicks kini berjarak dua kemenangan lagi dari gelar juara NBA pertama mereka sejak tahun 1973.

Dilansir dari thesportsleader. com, hasil positif di markas Spurs menjadi kemenangan pascamusim ke-13 secara beruntun bagi New York Knicks.

Catatan tersebut melampaui rekor San Antonio Spurs pada tahun 1999 sebagai rekor kemenangan beruntun pascamusim kedua terpanjang dalam sejarah NBA.

Jalen Brunson membukukan total 20 poin dan lima steal dalam laga ini, termasuk steal krusial dari Victor Wembanyama menjelang akhir laga yang berujung pelanggaran dan satu poin tembakan bebas.

Rekan setimnya, Karl-Anthony Towns, turut menyumbang kontribusi besar dengan torehan 21 poin dan 13 rebound bagi tim tamu.

Mikal Bridges menambah keunggulan dengan mencetak 20 poin untuk membantu New York Knicks meraih kemenangan tandang kedelapan secara berturut-turut.

Kontribusi poin lainnya datang dari OG Anunoby yang mencetak 17 poin dan Landry Shamet yang mengemas 13 poin bagi tim asuhan New York.

Di kubu San Antonio Spurs, Victor Wembanyama memimpin perolehan angka dengan total 29 poin, sembilan rebound, dan empat blok.

>>> Karl-Anthony Towns Bawa Knicks Unggul 2-0 atas Spurs di Final NBA

De'Aaron Fox mengikutinya dengan sumbangan 20 poin, sedangkan Dylan Harper mencetak 15 poin dari bangku cadangan.