Intel resmi meluncurkan prosesor Arc G-Series yang dirancang khusus untuk perangkat gaming handheld berbasis Windows 11.

Prosesor ini menggunakan arsitektur Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake) dan teknologi grafis Xe3 untuk mendukung ray tracing serta AI.

>>> Daftar HP Android yang Tak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026

Intel Arc G-Series hadir dalam dua varian, yaitu Arc G3 dan Arc G3 Extreme.

Intel mengklaim prosesor ini mampu menetapkan standar baru dalam industri gaming handheld dengan kombinasi kinerja tinggi dan konsumsi daya yang lebih efisien.

"Intel Arc G-Series merepresentasikan inovasi terfokus selama bertahun-tahun dan komitmen mendalam terhadap dunia gaming," kata Dan Rogers, Vice President and General Manager PC Product, Client Computing Group Intel.

Menurut Rogers, kehadiran Arc G-Series memungkinkan gamer menikmati performa PC kelas atas langsung dari perangkat genggam tanpa harus berkompromi pada kenyamanan dan mobilitas.

>>> Casio Luncurkan Edifice x Toyota Racing EFK-200XPB-1A di China

Teknologi AI dan Ray Tracing untuk Gaming Lebih Realistis

Salah satu keunggulan utama Intel Arc G-Series adalah penggunaan GPU Intel Arc B390 berbasis arsitektur grafis Xe3.

Teknologi ini mendukung real-time ray tracing yang menghasilkan efek pencahayaan dan bayangan lebih realistis.

Intel juga membenamkan teknologi XeSS 3 yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan frame rate tanpa mengurangi kualitas gambar.

Melalui kombinasi XeSS Super Resolution, XeSS Multi-Frame Generation, dan Xe Low Latency, gamer dapat menikmati gameplay yang lebih mulus dan responsif.

>>> PT Dan Liris Perkuat Infrastruktur Digital dengan Internet Bisnis dan Netmonk dari Telkom Solution

Produsen seperti Acer, MSI, dan OneXPlayer akan segera merilis perangkat handheld baru yang mengintegrasikan prosesor Intel Arc G-Series.