Survei Indikator: Nilai Ziswaf dan Kurban Tembus Rp343 Triliun
Survei nasional yang dilakukan Indikator Politik Indonesia mengungkap potensi besar dana sosial umat Islam di Indonesia.
Akumulasi nilai zakat, infak, sedekah, wakaf (Ziswaf), dan kurban mencapai Rp343,08 triliun dalam satu tahun terakhir.
>>> Apakah Telur Retak Aman Dikonsumsi? Ini Kata Ahli
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, memaparkan hasil survei tersebut pada Jumat (5/6/2026). Riset berlangsung sejak 20 Januari hingga 5 Februari 2026.
"Kalau kita total, Rp343 triliun sekian. Luar biasa.
Besar sekali. Ini angka yang kita dapatkan dari survei tadi," ujar Burhanuddin melalui YouTube Indikator Politik Indonesia.
Infak dan Sedekah Dominasi, Kurban di Posisi Kedua
Dari lima instrumen yang diteliti, infak dan sedekah menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp221,73 triliun. Angka ini menunjukkan tingginya tradisi berbagi masyarakat Muslim Indonesia.
Ibadah kurban menempati peringkat kedua dengan nilai Rp52,31 triliun. Aktivitas kurban tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga menggerakkan sektor riil seperti peternakan dan logistik.
>>> Cara Konsumsi Daging Setiap Hari agar Tetap Sehat dan Bergizi Seimbang
Wakaf tercatat sebesar Rp33,57 triliun, meskipun partisipasi masyarakat masih rendah, yakni hanya 5,8 persen. Burhanuddin menilai potensi wakaf masih sangat besar untuk dikembangkan.
Zakat maal diproyeksikan mencapai Rp27,03 triliun, sementara zakat fitrah sebesar Rp8,41 triliun. Meskipun partisipasi zakat maal masih satu digit, kontribusinya tetap signifikan.
Burhanuddin menambahkan bahwa hasil survei ini sejalan dengan proyeksi Baznas sebelumnya. "Karena sebelumnya Baznas mengatakan potensi zakat sekitar Rp300 triliun.
Metodologinya berbeda, tetapi angkanya mirip," ungkapnya.
>>> Lennart Karl Cedera Paha, Batal Bela Jerman di Piala Dunia 2026
Data ini menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal sosial-ekonomi syariah yang melimpah. Tantangan ke depan adalah meningkatkan partisipasi dan tata kelola lembaga filantropi untuk memperluas dampak.
Update Terbaru
CEO Jagex Targetkan RuneScape Jadi MMO Nomor Satu, Geser World of Warcraft
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Desainer Quest Cyberpunk 2077: Villa Eurodyne Masih Simpan Banyak Rahasia
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Panduan Manga Musim Panas 2026: Rilis Baru dan Review Volume Pertama
Rabu / 22-07-2026, 05:35 WIB
Jadwal Anime dan Berita Terkini 18-21 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
PYC Ungkap Celah Pengembangan Industri Baterai, Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Tiket Museum George Lucas Ludes Terjual, Antrean Capai 5 Jam
Rabu / 22-07-2026, 05:34 WIB
Kadek Seina Maputra Juara Starbucks Barista Championship 2026, Siap Wakili Indonesia di Asia Pasifik
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Tersangka Ledakkan Petasan di Depan Gedung Federal New York, Tiga Terluka
Rabu / 22-07-2026, 05:29 WIB
Konflik AS-Iran di Hormuz: Peluang bagi Rusia dan China di Asia Tenggara
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Milania Giudice Tari Bareng Adik yang Laporkan ke Polisi
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Kuda Pacu Adan Banuelos Kaget Tahu Bella Hadid Single
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Dustin Poirier: Bud Langsung Putus Kontrak Usai Penangkapan
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Ibu Nolan Wells Ajukan Permohonan Hukum untuk Tuntut Kematian Putranya
Rabu / 22-07-2026, 05:28 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia
Rabu / 22-07-2026, 05:24 WIB







