Kondisi ketenagakerjaan yang kuat memicu lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Yield Treasury tenor 10 tahun menembus 4,5% dan tenor 30 tahun melampaui 5%, menimbulkan kekhawatiran terhadap valuasi saham teknologi.

Di tengah tekanan, investor mengalihkan dana ke saham defensif seperti Colgate-Palmolive yang menguat 4%, Coca-Cola naik di atas 3%, dan Johnson & Johnson bertambah sekitar 2%.

Koreksi juga berimbas pada aset berisiko lain seperti Bitcoin yang sempat jatuh di bawah US$ 60.000 untuk pertama kali sejak akhir 2024.

Meskipun terjadi koreksi tajam, ETF iShares Semiconductor masih mencatat kenaikan sekitar 79% sepanjang tahun ini.

>>> Slank Manfaatkan Teknologi AI dalam Pembuatan Dua Video Musik Terbaru

Sebagian analis menilai investor mulai mengalihkan dana untuk bersiap berpartisipasi dalam penawaran saham perdana (IPO) SpaceX pada pekan depan.