Sesi mandi yang seharusnya menyegarkan bisa terganggu ketika air shower tiba-tiba mengeluarkan aroma tidak sedap seperti telur busuk.

Masalah ini tentu mengurangi kenyamanan penghuni rumah saat membersihkan diri.

>>> Biaya Perawatan Wuling Cortez Darion EV Hanya Rp 5,7 Juta untuk 10 Tahun

Aroma menyengat tersebut dipicu oleh aktivitas bakteri pemakan sulfat. Meskipun mikroorganisme ini tidak membahayakan kesehatan, kehadirannya menghasilkan gas yang mengganggu penciuman.

Bakteri jenis ini biasanya hidup dan berkembang biak pada lingkungan yang minim pasokan udara.

Mereka mengonsumsi mineral sulfat yang ada di dalam air, lalu melepaskan gas hidrogen sulfida yang berbau busuk.

Penanganan masalah ini harus disesuaikan dengan lokasi perkembangbiakan bakteri. Pemilik rumah disarankan memanggil tukang ledeng profesional untuk perbaikan.

Lokasi Masalah dan Solusinya

Jika aroma telur busuk hanya keluar ketika Anda menyalakan air panas, maka bakteri tersebut dipastikan berada di dalam tabung water heater.

Solusi awalnya adalah dengan mengganti atau melepas komponen anoda magnesium.

Langkah sterilisasi selanjutnya dapat dilakukan oleh tenaga ahli melalui dua metode penanganan.

>>> Amerika Serikat Terbitkan Visa untuk Skuad Timnas Iran

Pertama dengan membersihkan pemanas air menggunakan cairan klorin, atau kedua dengan menaikkan suhu tangki hingga mencapai 71 derajat celsius.

Apabila bau menyengat justru muncul saat air dingin mengalir, titik masalahnya bisa berada di sistem perpipaan, water softener, atau langsung dari sumber air.

Pengujian mandiri perlu dilakukan untuk memastikannya.

Cobalah melepas perangkat water softener terlebih dahulu, lalu alirkan air seperti biasa.

Jika bau tersebut menghilang, berarti bakteri bersarang di dalam alat penyaring dan memerlukan proses disinfeksi sesuai panduan pabrikan.

Namun, jika aroma tidak sedap tetap tercium setelah alat penyaring dilepas, kendala utama kemungkinan besar berada pada jaringan pipa rumah atau sumur air.

Solusinya, seluruh jalur pipa air harus disterilkan menggunakan cairan klorin.

>>> PTN dan PTS di Kalimantan Buka Prodi Kedokteran demi Penuhi Tenaga Medis

Jika bakteri sulfur tersebut memang murni berasal dari sumber air tanah bawah, penanganan yang paling tepat adalah dengan memasang sistem filter air tambahan sebelum dialirkan ke shower.