Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri dana pensiun di Indonesia mencapai Rp1.690,64 triliun pada April 2026.

Angka ini tumbuh 6,12 persen secara tahunan.

>>> Emil Audero Tepis Penalti Oman, Timnas Indonesia Menang 3-0

Pertumbuhan tersebut diiringi peningkatan nilai iuran program pensiun sukarela dan wajib. Jumlah peserta dana pensiun kini mencapai 30,14 juta orang.

Kinerja Program Pensiun Sukarela dan Wajib

Sektor program pensiun sukarela membukukan aset Rp410,14 triliun, tumbuh 5,63 persen secara tahunan. Jumlah pesertanya sebanyak 5,42 juta orang.

Nilai iuran program sukarela melonjak 12,23 persen menjadi Rp13,14 triliun. Sementara nilai manfaatnya naik 18,70 persen menjadi Rp15,49 triliun.

Di sisi lain, aset program pensiun wajib tumbuh 10,13 persen secara tahunan menjadi Rp1.280,50 triliun.

Total pesertanya mencapai 24,71 juta orang.

Nilai iuran program wajib meningkat 7,49 persen menjadi Rp40,11 triliun. Nilai manfaatnya tumbuh 17,59 persen hingga Rp25,95 triliun.

>>> Finlandia Uji Coba Lawan Hungaria di Budapest

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan program pensiun wajib mencakup jaminan hari tua dan jaminan pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan.

Juga termasuk program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk ASN, TNI, dan Polri.

Sebelumnya, Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menilai target pertumbuhan aset 10-12 persen pada 2026 sangat realistis.

Realisasi pertumbuhan aset nasional sudah mencapai 11,35 persen per Desember 2025.

Ketua Umum Asosiasi DPLK, Tondy Suradiredja, menyebut sejumlah faktor pendorong pertumbuhan. Mulai dari perluasan inklusi pekerja informal lewat digitalisasi hingga pengelolaan investasi yang hati-hati pada instrumen berkualitas.

>>> John Herdman Puji Debut Mathew Baker di Timnas Indonesia

“Serta peningkatan literasi yang mulai menggeser paradigma masyarakat bahwa dana pensiun adalah kebutuhan dasar untuk menjamin kemandirian finansial di masa tua,” ujar Tondy pada Selasa, 10 Februari 2026.