Pihak manajemen Leopard Racing menghadiri sesi dengar pendapat resmi di hadapan Panel Komisaris saat GP Hongaria berlangsung. Mereka mengakui semua fakta pelanggaran regulasi teknis yang dituduhkan.

Berdasarkan aturan, setiap mesin yang segelnya rusak atau hilang akan langsung dikategorikan sebagai mesin rakitan baru. Hal ini melanggar kuota alokasi resmi bagi setiap pembalap di Moto3.

Hukuman pembatalan poin balapan ini disepakati oleh seluruh anggota komisi balap. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas kompetisi olahraga motor internasional dari tindakan kecurangan.

Kejanggalan regulasi segel ini hanya ditemukan pada unit motor milik Fernandez. Motor milik rekan setimnya di Leopard Racing, Guido Pini, dinyatakan bersih dari manipulasi.

Hingga saat ini, bos tim Leopard Racing, Christian Lundberg, memilih untuk menolak memberikan komentar terbuka. Ia berencana membahas masalah sanksi ini dengan jajaran petinggi tim terlebih dahulu.

>>> FIFA Terapkan Sistem Braket Baru untuk Piala Dunia 2026

Selain kasus Leopard Racing, pembalap KTM Brian Uriarte juga didiskualifikasi dari sesi Q2 dan balapan GP Catalunya. Ia menggunakan oli mesin ilegal yang tidak lolos homologasi Moto3.