FIFA Terapkan Sistem Braket Baru untuk Piala Dunia 2026
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menerapkan sistem braket turnamen unggulan baru untuk Piala Dunia 2026.
Sistem ini mirip dengan kompetisi tenis dan berlaku bagi empat tim peringkat teratas dalam pembagian grup.
>>> Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027 Usai Tekuk Lebanon
Dilansir dari Al Jazeera pada Jumat, 5 Juni 2026, skema baru ini memisahkan Spanyol, Argentina, Prancis, dan Inggris ke dalam kuadran berbeda.
Tujuannya agar mereka tidak saling bertemu sebelum babak semifinal, asalkan masing-masing berhasil menjuarai grup.
Turnamen musim panas ini mencatat rekor kepesertaan baru sebanyak 48 negara. Mereka terbagi ke dalam 12 grup pada fase pertama.
Dua tim terbaik dari setiap grup otomatis lolos ke babak 32 besar. Mereka akan bergabung dengan delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Grup Neraka dan Persaingan Ketat
Analisis Al Jazeera menempatkan Grup I sebagai grup neraka karena memiliki rata-rata peringkat FIFA tertinggi. Grup ini diisi oleh Prancis, Senegal, Irak, dan Norwegia.
Prancis dan Senegal menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos langsung dari fase grup tersebut.
Sementara itu, persaingan ketat juga terjadi di Grup F yang dihuni Belanda, Swedia, Tunisia, dan Jepang.
>>> Timnas Yaman Rebut Tiket Terakhir Piala Asia 2027
Jepang baru saja mengalahkan Inggris di Stadion Wembley.
Pada Grup L, Inggris berada satu kotak dengan Kroasia, Panama, dan Ghana yang kini dilatih oleh Carlos Queiroz.
Juara bertahan Argentina menempati Grup J bersama Austria, Aljazair, dan tim debutan Yordania.
Persiapan Terganggu Sejumlah Tim
Berdasarkan pemeringkatan kekuatan tim oleh USA TODAY Sports, persiapan beberapa negara peserta mengalami gangguan menjelang turnamen dimulai.
Tim nasional Qatar belum memenangkan satu pertandingan pun sejak lolos kualifikasi karena proses persiapan mereka terganggu oleh situasi perang di Iran.
Masalah kebugaran juga melanda tim tuan rumah Kanada setelah banyak pemain kunci mereka mengakhiri musim kompetisi domestik dalam kondisi cedera.
>>> FIFA Bagi 48 Tim ke 12 Grup untuk Piala Dunia 2026
Kondisi internal tim Uruguay di bawah asuhan Marcelo Bielsa sempat diwarnai perselisihan pemain meskipun mereka tetap dinilai memiliki skuad berbakat setelah finis di peringkat ketiga Copa America 2024.
Update Terbaru
Trailer Captain Tsubasa 2: World Fighters Perkenalkan Tim Korea Selatan
Rabu / 22-07-2026, 07:45 WIB
California Percepat Mitigasi Kebakaran Hutan di Tengah Ancaman Pemotongan Dana
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Little League Diskualifikasi Tim Softball Tulsa karena Pelanggaran Eligibilitas
Rabu / 22-07-2026, 07:44 WIB
Daftar Harga HP Samsung Baru dan Bekas per Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Diskon 50% Tiket MotoGP Mandalika 2026 Khusus Warga NTB, Mulai Rp200 Ribu
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Tiga Prodi Unusa Raih Hibah Program Penguatan PTS Skema B
Rabu / 22-07-2026, 07:43 WIB
Jeana Keough Tak Bisa Makan Dua Pekan Akibat Kanker Lidah
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Danny Trejo Tak Terduga Bertemu Keponakan di TMZ Brunch Bus
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Satu Pemain Argentina Tak Balik Badan, Hormati Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Morgan Rogers Resmi Gabung Chelsea, Jadi Pemain Inggris Termahal
Rabu / 22-07-2026, 07:42 WIB
Jason Alexander Minta Maaf ke Courtney Stodden atas Sketsa Kontroversial
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Alasan Negara-negara Arab Tak Balas Serangan Iran
Rabu / 22-07-2026, 07:39 WIB
Tato 'Celeste' di Jari D4vd Terungkap di Sidang
Rabu / 22-07-2026, 07:35 WIB







