Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan tanggapan tegas mengenai komitmen para pemainnya. Hal ini menyusul sorotan internal klub terhadap perilaku Kylian Mbappe.

Isu tersebut mencuat setelah Mbappe dilaporkan meninggalkan kota menggunakan jet pribadi saat masa pemulihan cedera. Kepergiannya bertepatan dengan laga Madrid melawan Espanyol.

>>> Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Empat Klasemen Moto3 2026

Arbeloa menjelaskan bahwa urusan medis dan jadwal latihan pemain cedera sepenuhnya di bawah kendali tim medis klub. Ia meluruskan status kebebasan pemain di luar jam kerja resmi.

"Seluruh perencanaan untuk pemain cedera berada di bawah kendali tim medis Real Madrid.

Mereka yang menentukan kapan pemain harus berada di Valdebebas dan kapan tidak," kata Arbeloa kepada Marca.

Mantan bek kanan Real Madrid itu menilai dirinya tidak berhak mencampuri aktivitas pribadi pemain di luar agenda resmi.

"Di luar itu, setiap pemain bebas menggunakan waktu luangnya sesuai penilaian masing-masing, dan saya tidak bisa ikut campur," ujarnya.

Meski memberikan kebebasan, Arbeloa tetap dihujani pertanyaan soal loyalitas pemain, termasuk performa Vinicius Junior. Ia mengingatkan sejarah besar dan nama baik klub berjuluk Los Blancos.

"Saya tidak meragukan komitmen pemain mana pun. Mereka semua tahu betapa pentingnya pertandingan-pertandingan ini," ujarnya.

Arbeloa menekankan tidak ada individu atau pemain yang posisinya di atas institusi klub.

"Tidak pernah ada, tidak ada, dan tidak akan pernah ada klub yang lebih besar dari Real Madrid.

Saya yakin semua pemain memahami itu, apa yang mereka wakili, di mana mereka berada, dan betapa beruntungnya mereka bisa ada di sini."

Juru taktik berusia 43 tahun itu mengevaluasi aspek kerja keras tim yang dinilainya masih kurang maksimal.