Pengembangan AIcosystem menerapkan pendekatan fullstack AI yang membedakannya dari inisiatif lain.

Pendekatan end-to-end mencakup tiga lapisan utama: infrastruktur komputasi, model platform termasuk Large Language Model (LLM) Bahasa Indonesia, hingga aplikasi spesifik layanan publik.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik.

Hingga saat ini, produk AI TelkomGroup telah diimplementasikan di sektor transportasi, energi, keuangan, logistik, manufaktur, dan pendidikan melalui platform Pijar.

Implementasi difokuskan pada kebutuhan korporasi dengan mengutamakan keamanan data privat, tata kelola, dan integrasi sistem bisnis.

Raffi Ahmad menilai kehadiran AIcosystem memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk belajar dan berinovasi secara produktif.

Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi pencipta inovasi digital yang berdampak nyata.

"Yang penting bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, tetapi bagaimana memanfaatkannya secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab," ujar Raffi.

Kolaborasi melalui AIcosystem diproyeksikan mempercepat transformasi digital nasional berbasis konteks dan kultur lokal Indonesia.

>>> Telkom Amankan Partner Global untuk Data Center NeutraDC Batam

Raffi menambahkan bahwa kehadiran AIcosystem membuktikan Indonesia bukan hanya pengguna, tetapi pencipta AI.