Proyek ini diharapkan mampu menyalakan mimpi anak-anak di tanah air.

“Sebagai orang tua, kadang kita lupa bahwa satu kalimat sederhana, satu bentuk dukungan kecil, bisa menentukan apakah seorang anak berani melangkah atau memilih menyerah.

Garuda Di Dadaku adalah pengingat bahwa kepercayaan yang kita berikan hari ini bisa menjadi bagian penting dari mimpi besar mereka di masa depan,” ujar produser Shanty Harmayn.

>>> Makna Spiritual dan Praktik Ayat Summum Bukmun Umyun dalam Kehidupan

Produksi sinema ini mempertemukan ratusan talenta dari berbagai disiplin kreatif serta studio animasi lokal.

Langkah ini menjadi wujud kolaborasi besar dalam industri kreatif domestik.

Selain digarap oleh KAWI Animation, pembuatan film turut melibatkan Imaji Studio, Manimonki Studio, Leomotions Studio, Robot Playground Media, Ayena Studio, BRD Studio, Bara Studio, AtomicTune Studio, Loom Creations, Moving Things Production, IMV Studio, Shark Animation, LiteFX, dan Brown Bag Films Bali.

Sebelum resmi merilis penayangan domestik, proyek animasi ini sudah mendapatkan pengakuan di panggung internasional.

Garuda Di Dadaku terpilih sebagai salah satu nominasi dalam kategori Animation pada Golden Goblet Awards di Shanghai International Film Festival 2026.

Dalam ajang tersebut, karya delegasi Indonesia ini bersaing dengan deretan karya animasi dari negara lain seperti Brazil, Swedia, Norwegia, Denmark, Prancis, Spanyol, Chile, dan Argentina.

Pencapaian ini menjadi momen penting bagi sektor animasi nasional di kancah global.

Proses produksi diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson.

Karakter serta cerita ini merupakan interpretasi animasi baru dari IP legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn yang telah dikenal luas selama lebih dari satu dekade.

Kursi sutradara ditempati oleh Ronny Gani dengan Dewi Rosma bertindak sebagai Produser Pelaksana.

Tim kreatif inti diisi oleh R.

Katamsi selaku Art Director, Dimas Yoga MK sebagai Animation Director, Herwin Arkiando sebagai 3D Asset Supervisor, serta Dika Irami sebagai Lighting, Render & Compositing Supervisor.

Jajaran pengisi suara yang terlibat meliputi Keanu Azka, Kristo Immanuel, Quinn Salman, Ibnu Jamil, Revalina S.

Temat, Sal Priadi, Ringgo Agus Rahman, Rizky Ridho, Zee Asadel, Oki Rengga, Emir Mahira, dan Bima Sena.

>>> Cara Mudah Sedekah Subuh dari Rumah, Tak Perlu ke Masjid

Lagu tema resmi film diisi oleh lagu "Garuda Di Dadaku" yang dibawakan Isyana Sarasvati serta "Bersama Sang Garuda" oleh Quinn Salman.