Candi Borobudur kini diabadikan secara digital melalui teknologi drone 360 tingkat lanjut. Langkah ini mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia.

Inovasi ini merupakan bagian dari Project ETERNAL, kolaborasi global antara Antigravity dan Insta360.

>>> Erajaya Digital Luncurkan Headphone Wireless Marshall Milton ANC di Indonesia

Proyek ini memanfaatkan drone Antigravity A1, teknologi drone 360 derajat dengan perekaman spasial 8K pertama di dunia.

Tim ahli juga menerapkan metode rekonstruksi 3D generasi baru bernama 3D Gaussian Splatting. Kombinasi kedua teknologi ini memungkinkan situs di Magelang tersebut direkonstruksi menjadi ruang digital interaktif.

Masyarakat nantinya dapat menjelajahi setiap sudut candi secara virtual dengan detail mendekati aslinya. Sebelum Indonesia, Project ETERNAL telah mendokumentasikan Pompeii dan Civita di Bagnoregio di Italia.

>>> Daftar HP iPhone dan Android yang Tak Bisa Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026

Menjawab Tantangan Konservasi UNESCO

Haris, perwakilan pengelola kawasan Borobudur, menekankan urgensi digitalisasi spasial. Menurutnya, pelestarian digital menjadi solusi terbaik untuk mewariskan sejarah ke generasi mendatang.

"Borobudur bukan sekadar bangunan bersejarah. Situs ini merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia dan bukti peradaban Nusantara yang luar biasa," ujar Haris.

>>> Daftar Harga iPhone Juni 2026: Varian Plus Turun Hingga Rp700 Ribu

Pemilihan Candi Borobudur dinilai memiliki makna mendalam bagi sejarah Indonesia. Situs ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga simbol peradaban besar yang keasliannya harus dijaga.