Adegan Drama Vintage Viral Usai Kekurangan Surat Suara di Pemilu Lokal Korea
Sebuah adegan dari drama televisi SBS populer "Rustic Period" yang tayang lebih dari dua dekade lalu tiba-tiba kembali viral di media sosial.
Kemunculan kembali adegan itu terjadi setelah kontroversi kekurangan surat suara saat pemilihan lokal di Korea pada Rabu (5/6).
>>> Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 9 Segera Tayang, Ujian Bertahan Hidup Dimulai
Adegan tersebut mendramatisasi kecurangan pemilu 15 Maret 1960 yang memicu jatuhnya pemerintahan Presiden Syngman Rhee.
Dalam Episode 121 yang tayang pada 22 September 2003, gangster politik Im Hwa-soo yang diperankan aktor Choi Jun-yong merencanakan manipulasi pemilu 1960.
Im memerintahkan anak buahnya untuk mengisi kotak suara dengan suara setara 40 persen pemilih untuk Partai Liberal yang berkuasa.
Seorang anak buah khawatir rencana itu akan mengalihkan surat suara asli dari pemilih dan bertanya apakah warga akan diam saja tidak menerima kertas suara.
Im menepis kekhawatiran itu dengan mengatakan rakyat biasa tidak akan mengerti apa yang terjadi dan akan menganggap surat suara habis.
Adegan itu menarik perhatian karena mengingatkan banyak penonton pada insiden kekurangan surat suara dalam pemilu lokal tahun ini.
Pada Rabu, pemungutan suara di 14 tempat pemungutan suara di distrik Songpa, Gangnam, dan Gwangjin di Seoul ditangguhkan sementara setelah persediaan surat suara habis lebih awal.
>>> Shakira Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi Dai Dai
Petugas pemilu dilaporkan meremehkan tingkat partisipasi pemilih dan gagal menyiapkan jumlah surat suara yang cukup, sehingga menimbulkan kebingungan dan penundaan.
Meskipun situasinya berbeda dari kecurangan pemilu yang direncanakan dalam "Rustic Period," banyak pengguna internet tetap menunjukkan kemiripan gambaran pemilih yang tidak bisa mendapatkan surat suara.
Kontroversi ini juga memperkuat kritik bahwa otoritas pemilu secara tidak sengaja memberikan amunisi bagi kelompok yang mempromosikan teori konspirasi kecurangan pemilu.
Beberapa pengunjuk rasa berkumpul di sebuah TPS di lingkungan Jamsil 7-dong, Seoul, menuduh kecurangan pemilu dan mencoba memblokir pemindahan kotak suara.
Polisi akhirnya membubarkan para pengunjuk rasa pada Kamis pagi.
Kritik daring pun mengalir deras. "Bagaimana mungkin orang tidak bisa memilih karena tidak ada surat suara?"
>>> Astrotalk Rilis Ramalan Karier Gemini dan Cancer 5 Juni 2026
tanya seorang komentator, dan berpendapat bahwa mereka yang bertanggung jawab atas kesalahan ini harus dimintai pertanggungjawaban.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB







