Respons Pemerintah dan Amazon

Pemerintah kota Seattle merespons aspirasi tersebut dengan menyetujui moratorium pembangunan pusat data kecerdasan buatan skala besar baru selama satu tahun untuk menyusun regulasi penataan proyek.

Pihak manajemen Amazon kemudian memberikan tanggapan resmi mengenai penolakan dari para karyawannya dan menyatakan komitmen operasional mereka terhadap lingkungan sekitar.

"Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk membangun pusat data di dalam batas kota Seattle.

Di seluruh komunitas tempat kami mengoperasikan pusat data, kami berkomitmen untuk menjadi tetangga yang bertanggung jawab, berinvestasi dalam pembangunan ekonomi lokal sambil memprioritaskan efisiensi air dan energi yang melebihi standar industri," kata juru bicara Amazon.

Berdasarkan data Konferensi Nasional Legislatif Negara Bagian, penundaan proyek infrastruktur AI akibat penentangan lokal marak terjadi di AS.

Setidaknya terdapat US$ 156 miliar proyek pusat data yang diblokir atau ditunda pada tahun 2025.

>>> Kembalinya Mourinho ke Real Madrid Ancam Posisi Utama Alexander-Arnold

Kendati demikian, Amazon bersama raksasa teknologi lain seperti Microsoft, Alphabet, dan Meta tetap mengalokasikan total dana sekitar US$ 700 miliar pada tahun 2026 ini untuk belanja modal infrastruktur kecerdasan buatan.