Manajemen Real Madrid dilaporkan tengah membidik Jose Mourinho untuk mengisi kursi kepelatihan pada musim depan. Isu kembalinya juru taktik asal Portugal tersebut semakin menguat dalam beberapa pekan terakhir.

Langkah ini diambil setelah Real Madrid gagal mengamankan satu pun trofi sepanjang musim 2025-2026.

>>> Jika AI Ambil Alih Semua Pekerjaan, Manusia Bisa Kehilangan Makna Hidup

Manajemen klub raksasa Spanyol tersebut menilai perubahan di sektor kepelatihan menjadi hal mendesak demi mendongkrak performa tim.

Sebelumnya, manajemen sempat memberikan kepercayaan kepada Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara. Namun, performa yang ditunjukkan belum cukup memuaskan pihak manajemen untuk memberikan kontrak jangka panjang.

Sejumlah laporan di Spanyol mengklaim bahwa kesepakatan antara Real Madrid dan Mourinho sudah tercapai.

Jika proses ini selesai, momen tersebut akan menandai periode kedua kepemimpinan Mourinho di ibu kota Spanyol.

Kabar mengenai ketertarikan Los Blancos mendapat tanggapan resmi dari Benfica, klub tempat Mourinho bernaung saat ini.

Benfica membenarkan bahwa sang pelatih masuk dalam rencana kerja Florentino Perez untuk musim mendatang.

Kendati demikian, kepindahan pelatih berjuluk The Special One itu sepenuhnya bergantung pada hasil pemilihan presiden Real Madrid. Mourinho hanya akan datang jika Florentino Perez kembali memenangkan kontestasi tersebut.

Di sisi lain, Enrique Riquelme yang menjadi rival Perez dalam pemilihan presiden memiliki pandangan berbeda. Riquelme disebut lebih memilih untuk mendatangkan Jürgen Klopp sebagai suksesor di kursi kepelatihan.

Pihak Benfica menjabarkan komitmen tertulis terkait situasi transfer ini melalui sebuah rilis resmi.

>>> IHSG Melemah ke 5.698, Analis Imbau Investor Hindari Panic Selling

"Florentino Perez dalam pemilihan presiden Real Madrid telah menyatakan niat kuat untuk merekrut pelatih Jose Mario dos Santos Mourinho Felix jika menang dalam pemilihan pada 7 Juni 2026," bunyi pernyataan Benfica.