Atmosfer sepak bola di kawasan regional juga memberikan kesan mendalam, terutama melalui kompetisi ASEAN Club Championship yang kembali bergulir setelah vakum dua dekade.

"Sepak bola Asia Tenggara memiliki basis penggemar yang sangat besar. Menyenangkan bisa menghadapi tim-tim dari Malaysia, Singapura, dan negara lain.

Itu level kompetisi yang berbeda," kata Walsh.

Rivalitas di Level Tim Nasional

Keberadaan Walsh di Buriram United membuatnya berbagi ruang ganti dengan pilar-pilar tim nasional dari berbagai negara Asia Tenggara, seperti Theerathon Bunmathan, Suphanat Mueanta, Supachai Jaided, Ilhan Fandi, hingga Neil Etheridge.

Namun, kebersamaan itu akan berubah menjadi rivalitas dalam waktu dekat. Timnas Indonesia dijadwalkan bersua Singapura pada penyisihan grup ASEAN Championship 2026 yang bergulir mulai 24 Juli mendatang.

Selain itu, Indonesia dan Thailand juga berada dalam kelompok yang sama untuk putaran final Piala Asia 2027 pada Januari tahun depan.

"Ketika melihat hasil undian Piala Asia dan Indonesia satu grup dengan Thailand, rasanya spesial. Mereka adalah pemain yang setiap hari bermain bersama saya," ujar Walsh.

"Menarik melihat mereka di panggung terbesar Asia dan bersaing secara langsung."

Pemain yang resmi mengantongi paspor Indonesia sejak 2023 lewat jalur garis keturunan ibu ini bahkan sudah memberikan psywar jenaka kepada rekan-rekan setimnya di klub.

"Saya sudah bilang kepada mereka bahwa Indonesia akan menang saat melawan Thailand.

>>> 5 Racikan Kopi Sehat untuk Diet dan Turunkan Berat Badan

Mari kita ingat tanggal itu dan kita lihat nanti pada Januari apakah saya benar," kata Walsh sambil tersenyum.