Namun, TD Securities juga memprediksi adanya tren koreksi pada paruh kedua tahun 2026, sejalan dengan fluktuasi harga di kisaran US$ 4.500 per troy ounce.

Selain pasar komoditas, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) ditutup melemah 2,88 persen ke level Rp 4.050 pada akhir perdagangan Rabu, 3 Juni 2026.

Meski turun, saham BMRI menjadi target aksi beli investor asing.

Secara valuasi, saham BMRI dinilai murah dengan rasio price to book value (PBV) 1,24 kali, hampir setara dengan -2 PBV standard deviation tiga tahun terakhir di level 1,23 kali.

MNC Sekuritas merekomendasikan buy on weakness untuk saham Bank Mandiri pada rentang harga 3.880 hingga 4.010.

>>> TABARAKALLAH! Terikat Janji Bersaing dengan Beri Cinta Waktu, Inilah Acara TV dan Sinetron dengan Rating Terbaik Hari ini 5 Juni 2026

Pergerakan pasar keuangan global saat ini juga dipengaruhi fluktuasi harga minyak dunia yang anjlok lebih dari 3 persen seiring menguatnya harapan gencatan senjata di Timur Tengah.