Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat meningkatkan tekanan pada dealer mobil dengan mengirimkan surat peringatan ke 97 grup dealer atas praktik periklanan yang dianggap ilegal.

Langkah ini mendorong platform daftar kendaraan pihak ketiga seperti Autotrader, Cars. com, TrueCar, CarGurus, dan Carfax untuk mengubah cara mereka menampilkan harga.

>>> Chevy Produksi 30 Bolt Identik Sekaligus, Simpan Klon Tiap Varian

Pada bulan Maret, FTC mengirim surat peringatan ke 97 grup dealer yang menyoroti enam praktik periklanan ilegal, termasuk mengiklankan kendaraan yang tidak tersedia dan menampilkan harga yang tidak mencantumkan biaya dealer wajib.

Menurut FTC, harga yang diiklankan harus mencakup semua biaya yang dikenakan dealer kecuali pajak pemerintah dan biaya pemerintah, serta tidak boleh bergantung pada pembiayaan melalui dealer, uang muka besar, atau diskon yang tidak tersedia secara universal.

Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC Christopher Mufarrige menegaskan dalam webinar April bahwa agensi ingin seluruh industri memperhatikan aturan ini.

"Jika Anda dapat mengontrol apa yang ada di iklan, maka Anda bertanggung jawab untuk itu," ujarnya.

Menurut Auto News, Cars.

>>> Toyota Indonesia Serahkan Tiga Ambulans ke RSUD Muda Sedia Aceh

com, TrueCar, CarGurus, Carfax, dan Autotrader telah mengumumkan alat baru atau tampilan yang diperbarui untuk lebih menonjolkan harga all-in dan biaya terperinci.

Beberapa platform membuat total harga lebih menonjol, sementara yang lain memperkenalkan lencana yang mengidentifikasi daftar di mana biaya dealer sudah termasuk.

Perubahan ini positif bagi konsumen karena mengurangi praktik umpan-dan-ganti di mana harga online berbeda dengan harga di meja negosiasi dealer.

Meskipun platform daftar pihak ketiga tidak berada di bawah pengawasan yang sama dengan dealer, melanggar aturan FTC bisa berakibat mahal.

>>> Mini Ikuti Jejak Fiat dengan Delapan Edisi Khusus 'Product Drops'

Satu pelanggaran dapat berarti denda lebih dari $53.000.