Chevrolet menerapkan metode produksi baru untuk Bolt EV 2027 di pabrik Fairfax Assembly. Proses ini memproduksi 30 unit identik dalam satu waktu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas.

Dengan sistem batch, pemasok mendapat jadwal tetap tujuh hari sehingga komponen tiba tepat waktu. Semua unit dalam satu batch memiliki warna dan spesifikasi yang sama.

>>> Toyota Indonesia Serahkan Tiga Ambulans ke RSUD Muda Sedia Aceh

Keuntungan utama terletak pada proses pengecatan. Peralatan cat tidak perlu dibersihkan atau diubah setiap kali karena 30 mobil mendapat perlakuan yang sama.

Tersedia tujuh pilihan warna eksterior.

Michael Youngs, direktur pabrik GM di Kansas City, mengungkapkan bahwa fasilitas juga menyimpan klon dari setiap konfigurasi Bolt.

Klon ini digunakan untuk mendeteksi masalah pada model yang sedang diproduksi.

Jika ditemukan cacat, mobil akan ditarik dari batch dan diganti dengan unit lain. Langkah ini memastikan kualitas konsisten di setiap unit yang keluar dari jalur produksi.

Proses Produksi Baru

Youngs menjelaskan bahwa ide batch lahir dari kebutuhan untuk melihat efisiensi secara menyeluruh, tidak hanya di pabrik tetapi juga pemasok.

>>> Mini Ikuti Jejak Fiat dengan Delapan Edisi Khusus 'Product Drops'

Konsep ini diterapkan sejak peluncuran Bolt generasi baru.

GM akan melanjutkan produksi batch untuk model lain.

Pada 2027, pabrik Fairfax juga akan memproduksi Chevrolet Equinox dengan metode serupa, disusul crossover Buick baru pada tahun berikutnya.

Saat ini, Bolt 2027 masih menjadi model dengan penjualan kecil.

Pada kuartal pertama tahun ini, Chevy hanya mengirimkan 791 unit, sedikit di atas van listrik BrightDrop 400 dan 600.

>>> Mazda CX-5 Ikuti GPS Masuk Rel Kereta, Layanan Light Rail Seattle Lumpuh

Sebagai perbandingan, generasi pertama Bolt pernah mencatat penjualan lebih dari 20.000 unit per tahun. Produksi batch diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing model ini.