Di antaranya adalah wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Sederet pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa sistem pembinaan usia muda bentukan PBSI berada di jalur yang tepat.

Adanya sokongan yang konsisten membuka peluang besar bagi para atlet untuk bertransformasi menjadi kekuatan baru bulu tangkis nasional.

"Prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta.

Yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk berkembang, pengalaman bertanding yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh ekosistem olahraga.

Kami optimistis semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia," tambah Okki.

Manajemen BNI memandang investasi pada sektor pembinaan usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

>>> Harga Emas Dunia Berpotensi Menguat ke Level 4.526 Dolar AS

Melalui sinergi erat bersama PBSI, korporasi perbankan ini berkomitmen melahirkan generasi penerus juara dunia demi menjaga kejayaan bulu tangkis Indonesia.