Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menjadikan Indonesia Open 2026 sebagai wadah regenerasi atlet nasional.

Turnamen BWF Super 1000 yang digelar di Jakarta pada Kamis (4/6/2026) itu dimanfaatkan untuk menambah jam terbang internasional pebulu tangkis muda.

>>> Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19

Kolaborasi jangka panjang ini bertujuan menjaga kesinambungan prestasi bulu tangkis Indonesia di panggung global.

Salah satu representasi pembinaan muda adalah tampilnya pasangan ganda putra pelatnas, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan.

Pasangan ini memiliki tren positif dengan memenangkan Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025 di India.

Mereka juga mencapai semifinal di beberapa turnamen seperti wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025 dan Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Dukungan BNI untuk Atlet Muda

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan bahwa pemberian kesempatan bertanding di ajang bergengsi seperti Indonesia Open merupakan langkah strategis.

>>> BNI Dorong Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Lewat Indonesia Open 2026

Hal ini krusial dalam membentuk mentalitas bertanding atlet muda saat menghadapi pemain elite global.

“Sebagai bank nasional yang konsisten mendukung kemajuan olahraga Indonesia, BNI meyakini bahwa pengalaman bertanding di level tertinggi merupakan investasi penting,” ujar Okki.

Menurutnya, kesempatan tersebut membantu atlet muda meningkatkan kepercayaan diri dan memperkuat daya saing di kancah global.

Pihak sponsor menilai prestasi Devin/Faathir menjadi sinyal bahwa sistem pembinaan atlet muda berjalan di jalur yang benar.

“Indonesia tidak pernah kekurangan talenta. Yang dibutuhkan adalah kesempatan berkembang dan dukungan konsisten,” tambah Okki.

>>> KONI Pusat Apresiasi Pembukaan Indonesia Short Course Emerging Series 2026

Melalui kemitraan berkelanjutan dengan PBSI, investasi pada pembinaan usia muda diharapkan melahirkan generasi juara dunia baru. Hal ini untuk menjaga supremasi bulu tangkis Indonesia di masa depan.