Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG terkoreksi 1,70% atau turun 101,28 poin ke level 5.839,78 pada akhir sesi.

>>> Arsenal Pantau Julian Alvarez, Atletico Madrid Siapkan Osimhen

Pelemahan nilai tukar rupiah disinyalir menjadi faktor utama yang membayangi sentimen pasar saat ini.

Sepanjang perdagangan, IHSG konsisten bergerak di zona merah.

Indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.924 di awal sesi, namun tekanan besar menyeretnya hingga titik terendah 5.644 sebelum ditutup.

Aksi jual masif terjadi secara merata di berbagai sektor. Sebanyak 623 saham mengalami penurunan, sementara hanya 106 saham menguat dan 85 saham stagnan.

Volume perdagangan tercatat mencapai 39,68 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 25,53 triliun.

Investor asing masih gencar melakukan pelepasan aset.

Pada perdagangan Kamis ini, tercatat aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 1,27 triliun di seluruh pasar.

Meski demikian, beberapa saham justru menjadi incaran asing di tengah kejatuhan indeks. Aliran modal masuk asing terpantau di sejumlah emiten komoditas dan infrastruktur.

Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

Berikut 10 saham dengan nilai beli bersih (net buy) terbesar oleh investor asing pada perdagangan Kamis (4/6/2026):

>>> Ibu di Iowa Lahirkan Bayi Kembar Tiga Setelah Kehamilan Kembar Empat Langka

1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 118,83 miliar

2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 103,65 miliar

3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 100,00 miliar

4. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 53,24 miliar

5. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 44,84 miliar

6. PT Timah Tbk (TINS) Rp 42,89 miliar

7. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 42,85 miliar

8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 34,41 miliar

9. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 21,68 miliar

>>> OJK Panggil Direksi Bank Mandiri Taspen Terkait Dugaan Penipuan Investasi

10. PT RMK Energy Tbk (RMKE) Rp 21,37 miliar