Penggunaan tali pengaman atau kandang portabel sangat direkomendasikan.

Ketiga, amati perubahan perilaku pasca-perjalanan. Pemilik wajib memantau kondisi anabul selama beberapa hari setelah kembali ke rumah.

Gejala seperti tubuh lemas, penurunan nafsu makan, muntah, atau perubahan perilaku agresif bisa menjadi indikasi stres atau gangguan kesehatan.

President Director Boehringer Ingelheim Indonesia, Argho Das, menekankan pentingnya perhatian ekstra terhadap kesehatan hewan peliharaan.

"Bagi pemilik hewan peliharaan, traveling adalah pengalaman yang menyenangkan, namun juga perlu diwaspadai karena dapat membawa potensi risiko kesehatan bagi hewan peliharaan," ujarnya.

Ia menambahkan, meningkatnya mobilitas membuka peluang paparan terhadap berbagai risiko kesehatan, termasuk rabies.

Memastikan hewan peliharaan telah divaksinasi lengkap dan dipantau kondisinya menjadi langkah penting untuk melindungi hewan, keluarga, dan masyarakat luas.

Boehringer Ingelheim terus berkomitmen dalam edukasi kesehatan hewan melalui program Stop Rabies. Program ini sukses mengedukasi lebih dari 80.000 anak global pada 2023.

Di Indonesia, kampanye ini berjalan sejak 2022.

>>> Viral Strava Fridge Bikin Suhu Kulkas Minimarket Naik Turun, Ini Dampaknya

Kolaborasi bersama BAWA di Bali pada 2025 menjangkau 12.356 siswa di 85 sekolah, melampaui target awal. Upaya ini mendukung target pemerintah menuju Indonesia Bebas Rabies 2030.