Andreeva kemudian memberikan pujian kepada ketangguhan lawannya yang sempat tampil dominan sepanjang musim kompetisi lapangan tanah liat tahun ini.

"Until this match, she has not lost a match on clay.

She is an amazing player and a very tough opponent, and I am just super happy with the way I played today," ujar Mirra Andreeva.

Petenis muda tersebut juga mengungkapkan rasa bahagianya yang luar biasa atas pencapaian perdana sepanjang karier profesionalnya di level tertinggi.

"As well, I am happy that I am in my first ever Grand Slam final.

All of these feelings combined, it is amazing - I have never felt anything like this before," tutur Mirra Andreeva.

Lebih lanjut, ia menceritakan bagaimana situasi cuaca yang berangin menyulitkan permainannya dan bagaimana dirinya berjuang keras untuk tetap fokus.

>>> Timnas U19 Indonesia Taklukkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U19 2026

"First of all, the conditions were very tough today. It was windy.

I couldn't understand the direction the wind was going in," kata Mirra Andreeva.

Remaja berusia 19 tahun ini menegaskan bahwa kunci kemenangannya terletak pada kekuatan mental untuk menerima segala situasi sulit yang terjadi di dalam lapangan.

"I am just happy I was able to stay focused. I told myself to accept everything that happens on the court.

I just told myself no matter what happens, I am going to fight and give my best.

With this kind of mindset, I ended up winning the match," ucap Mirra Andreeva.

Persiapan Menuju Final

Mengenai persiapan menghadapi laga final, Andreeva memilih untuk mempertahankan metode latihan yang sudah diberikan oleh pelatihnya, Conchita Martinez.