Meskipun pertemuan langsung batal, Pino tetap mengapresiasi komunikasi personal dari Taufik melalui sambungan telepon. "Saya bersyukur beliau masih ingat dan berusaha menyempatkan diri menjenguk saya.

Tapi memang itu masih secara pribadi, belum atas nama pemerintah," bebernya.

Harapan Regulasi Perlindungan Masa Depan Atlet

Hingga saat ini, belum ada bantuan atau perhatian resmi dari institusi pemerintah terkait kondisi kesehatan Pino. Hal ini memicu harapannya akan adanya kebijakan perlindungan bagi mantan atlet berprestasi.

Pino menekankan pentingnya regulasi dana pensiun yang jelas agar atlet yang telah berjuang demi negara tidak mengalami kesulitan di masa tua.

"Harus ada regulasi atau undang-undang yang menjamin masa depan atlet. Jangan sampai setelah selesai membela negara, mereka kesulitan hidup," tegasnya.

Adanya kepastian regulasi mengenai masa tua dinilai mampu memberikan dampak positif bagi regenerasi olahraga nasional.

Kebijakan ini dapat meyakinkan orang tua untuk mendukung anak-anak mereka berkarier di dunia olahraga.

>>> Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

"Kalau ada jaminan masa tua yang jelas, orang tua pasti lebih yakin mendukung anaknya menjadi atlet nasional," tutup Pino.