Krisis pasokan chipset dan RAM global turut memengaruhi operasional Samsung. Produsen asal Korea Selatan ini mengakui tantangan tersebut, namun tetap berupaya menjaga daya saing harga.

Direktur Bisnis Online Samsung Indonesia, Selvia Gofar, secara terbuka menyebutkan bahwa tekanan rantai pasok berdampak pada perusahaan.

>>> Acer Luncurkan Iconia Duo S14, Tablet Android dengan Two-Way Display

Meski demikian, Samsung berkomitmen memberikan harga kompetitif dan akses lebih luas bagi konsumen.

Langkah taktis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan platform e-commerce seperti Lazada. Melalui kemitraan ini, Samsung menghadirkan fasilitas cicilan dan bebas biaya kirim untuk meringankan konsumen.

Selvia menjelaskan bahwa Samsung juga memiliki pabrik semikonduktor sendiri, sehingga ada pertimbangan khusus terkait pasokan dan harga. Namun, penentuan harga akhir tetap dikembalikan pada fitur yang ditawarkan.

Contohnya, Samsung S26 Ultra yang dibekali chipset terkini dan kecerdasan buatan canggih otomatis dibanderol lebih tinggi.

Namun, momen promosi seperti Lazada 6.6 Super Wow Sale menjadi peluang bagi konsumen untuk mendapatkan produk incaran dengan lebih hemat.

>>> Tiga Seri Galaxy A dengan Kamera 0.5, dari A26 hingga A56

Keputusan pembelian perangkat sepenuhnya diserahkan kepada kebutuhan masing-masing pengguna. Samsung membedakan segmen untuk lini Z, Flip, dan S Series.

Z series ditujukan bagi pengguna produktif, Flip untuk mereka yang kreatif dan trendi, sedangkan S Series untuk penggemar fotografi.

Manajemen melihat konsumen saat ini semakin cerdas dalam mempertimbangkan berbagai aspek sebelum membeli gawai baru. Karena itu, perusahaan berkomitmen menyajikan pilihan terbaik tanpa sembarangan.

“Kami melihat banyak konsumen yang berencana membeli ponsel, terutama sebelum Lebaran ada S26, A57, dan A37.

>>> Google Luncurkan Perangkat Audio Rumah dengan Kecerdasan Buatan Gemini

Belanja adalah investasi, sehingga Mega Sale ini bisa memberikan akses lebih, baik bagi yang masih mempertimbangkan maupun konsumen baru,” tutup Selvia.