Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menemukan sejumlah indikasi kecurangan dalam simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Temuan itu diperoleh saat uji coba pada 2 Juni lalu.

Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengungkapkan bahwa para peserta tertangkap sedang memotret lembar soal.

>>> Ending Film Masters of the Universe 2026, Apakah Bakal Lanjut Musim Kedua?

Menurut diskusi di media sosial, mereka beralasan ingin mendokumentasikan soal untuk belajar mandiri.

Irene menyayangkan tindakan tersebut karena melanggar protokol ujian yang melarang penggunaan ponsel di ruangan. Panitia belum mengetahui pasti bagaimana dokumentasi soal akan digunakan lebih lanjut.

Kondisi di lapangan juga menunjukkan rendahnya kedisiplinan peserta.

Retno Juni Rochmaningsih, Kepala Bidang Pengembangan Talenta Puspresnas, menyoroti banyak siswa yang masih membawa ponsel bebas, mengobrol dengan rekan, dan berpindah tempat duduk.

>>> Empat Benua Bertarung di Grup D: AS, Paraguay, Australia, dan Turki Siap Berlaga

Padahal, simulasi harus dijalankan dengan disiplin ketat seperti ujian asli.

Langkah Antisipasi Kecurangan OSN 2026

Puspresnas telah menyiapkan berbagai mitigasi untuk mencegah kecurangan pada pelaksanaan resmi. Tantangan teknologi seperti penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) juga menjadi perhatian serius.

Salah satu strategi utama adalah memperketat sistem pemantauan di setiap lokasi ujian. Berikut mekanisme pengawasan yang akan diterapkan:

  • Sistem Pengawasan Silang: Pengawas berasal dari kabupaten atau kota berbeda untuk meminimalkan kolusi daerah.
  • Wajib Siaran Langsung: Transmisi video real-time selama ujian untuk memantau ruangan.
  • Rekaman Video untuk Daerah 3T: Wilayah dengan kendala internet wajib merekam dan mengunggah ke folder teknis.

Pemerintah daerah juga diwajibkan melengkapi persyaratan administrasi sebelum kompetisi. Dokumen resmi dan komitmen integritas dari pengawas lapangan harus diserahkan dua minggu sebelum OSN dimulai.

>>> NBA Finals 2026: Brunson Cedera tapi Heroik, Knicks Tundukkan Spurs 105-95

Langkah tegas ini diharapkan menciptakan kompetisi yang jujur dan adil bagi seluruh talenta muda Indonesia.