Geger melanda warga Dukuh Giriroto, Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Sragen, pada Rabu (3/6/2026).

Seekor kera liar secara tiba-tiba masuk ke dalam rumah milik Wahyu Rahmad (33) dan merusak sejumlah perabotan.

>>> Penjelasan Ending Film Nobody Loves Kay (206) Hingga Kemungkinan Lanjut Musim Kedua

Kemunculan primata itu menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar. Pemilik rumah dan tetangga tidak berani mengambil tindakan sendiri karena khawatir diserang.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sragen dari Pos Gemolong segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan dari seorang warga bernama Sukino pada pukul 10.29 WIB.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, membenarkan insiden tersebut.

Evakuasi Berlangsung Hati-hati

Kera liar itu masuk melalui balkon lantai dua rumah Wahyu. Di dalam kamar, hewan tersebut mengamuk dan merusak barang-barang.

Saat tim Damkar tiba, kera terlihat bertengger di atas unit AC.

Petugas menggunakan jaring khusus untuk menangkap kera yang lincah. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 20 menit hingga kera berhasil diamankan.

>>> Harga Emas Antam Hari ini 4 Juni 2026 Turun Rp15.000, Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

Warga yang sempat tegang akhirnya lega.

Diserahkan ke BKSDA

Setelah evakuasi, Damkar berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Surakarta.

Kera liar tersebut kemudian diserahkan ke BKSDA untuk pemeliharaan dan langkah konservasi agar tidak kembali ke permukiman.

Tommy Isharyanto menekankan pentingnya kerja sama dengan BKSDA yang lebih ahli dalam menangani satwa liar.

Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor ke Damkar jika menemukan hewan liar memasuki pemukiman.

Kejadian serupa pernah terjadi di wilayah Sragen, seperti di Kadipiro yang didatangi delapan ekor kera liar.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 5 - 7 Juni 2026

Masyarakat diimbau waspada, terutama saat musim kemarau di mana kera sering mencari sumber makanan ke permukiman.