Perjuangan keras gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, akhirnya membuahkan hasil.

Pemain berusia 22 tahun ini berhasil menembus skuat Timnas Indonesia setelah sempat melewati periode sulit di awal musim.

>>> Iklan Judi Ilegal Melonjak Jelang Piala Dunia 2026 di Inggris

Rayhan Hannan tercatat hanya tampil dalam tujuh pertandingan dari 24 laga awal Persija di BRI Super League 2025/2026.

Persaingan ketat di lini tengah membuatnya sempat terpinggirkan dari pilihan utama.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, lebih banyak memprioritaskan Dony Tri Pamungkas dan Arlyansyah Abdulmanan. Kedua pemain tersebut kerap menjadi pilihan utama untuk memenuhi regulasi pemain U-23.

Namun, Rayhan Hannan tidak patah semangat.

Anak dari mantan pemain PSIS Semarang dan Persija, Harry Salisbury, ini terus menunjukkan performa maksimal dalam setiap sesi latihan.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil signifikan di putaran kedua. Rayhan Hannan mulai dipercaya tampil sejak menit pertama oleh tim pelatih.

>>> Persib Bandung Terima Bonus Rp1 Miliar Usai Juara Liga Tiga Kali Beruntun

Ia tercatat selalu ambil bagian dalam 10 pertandingan terakhir Persija, dengan sembilan laga sebagai starter.

Kontribusinya terlihat lewat torehan tiga gol dan satu assist, di mana dua gol dan satu assist tercipta pada pekan ke-31 hingga ke-34.

Panggilan Membela Timnas Indonesia

Lonjakan performa di level klub membawa berkah bagi Rayhan Hannan. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memanggilnya untuk memperkuat skuad Garuda dalam FIFA Matchday Juni 2026.

"Ya mungkin itu sepak bola. Sama seperti hidup, kadang di atas kadang di bawah.

Tapi saya tidak pernah hilang fokus, saya kerja keras, dan semua akan datang pada waktunya," ujar Hannan.

"Mungkin sama seperti di Persija, saya cuma ingin main sepak bola.

>>> Persib Bandung Renovasi Total Rumput Stadion GBLA Sambut Liga 2026/2027

Saya cuma ingin menunjukkan apa yang saya punya, dan saya tidak mau menunjukkan sesuatu ke orang bahwa saya seperti ini atau seperti itu," imbuhnya.