Manajemen Persib Bandung memutuskan merenovasi total rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjelang BRI Super League 2026/2027.

Langkah ini diambil PT Persib Bandung Bermartabat untuk meningkatkan kualitas lapangan secara signifikan.

>>> Timnas Indonesia Putri Kalah 0-2 dari Singapura di Laga Pembuka

Seluruh rumput lama akan diganti dengan jenis baru yang lebih berkualitas.

Proses Penggantian Rumput

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan pengerjaan memerlukan waktu dan persiapan matang.

"Jadi kita mau rapihin semuanya. Rumput itu tantangannya bukan cuma di biaya, tapi juga di waktu," ucap Adhitia.

Proses penggantian tidak bisa menerapkan sistem potong dan pasang instan seperti di Eropa.

"Karena kalau kita mau ganti rumput, kita belum bisa kayak di Eropa yang langsung di cut dari bawah, langsung dipotong, langsung pasang tuh enggak bisa," ungkapnya.

Manajemen sudah mengundang beberapa penyedia jasa untuk melihat kondisi lapangan, termasuk peninjauan lanjutan pada Senin.

"Jadi memang harus ada tanam dulu.

>>> Erick Thohir Apresiasi John Herdman Promosikan Matthew Baker ke Timnas Senior

Kita sudah bicara dengan beberapa potential vendor, sudah ada yang survei juga, Senin juga ada tim survei lagi," lanjut Adhitia.

Spesifikasi dan Durasi Pengerjaan

Pembenahan mencakup penambahan media tanam pasir setebal 30 sentimeter agar rumput baru dapat tumbuh optimal.

"Jadi kita akan ganti semua rumput dengan rumput yang baru dengan media tanam yang lebih tebal. Nambah media tanamnya pasir setebal 30 cm.

Ganti rumput semua butuh waktu 2,5 sampai 4 bulan," jelas Adhitia.

Durasi panjang memunculkan konsekuensi bagi Maung Bandung yang dijadwalkan menjamu Manila Digger di play-off AFC Champions League Two 2026/2027 pada Agustus.

"Jadi challenges kita ini waktu nih keburu apa enggak. Jangan-jangan enggak keburu kita mesti pindah stadion dulu sementara," kata Adhitia.

Manajemen sedang menyusun strategi terbaik agar pengerjaan markas utama dan lapangan pendamping berjalan lancar tanpa mengorbankan kesiapan tim di kompetisi internasional.

>>> Persis Solo Bentuk Dua Divisi Baru Hadapi Musim Depan

"Ini yang lagi kita coba strategikan gimana solusi yang paling bagusnya. Tapi yang pasti kita mau rapihin termasuk juga lapangan pendamping kita mau coba perbaiki," terang Adhitia.