Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkap kedekatannya dengan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang.

Sudaryono, yang sore ini dijadwalkan dilantik menggantikan Nanik, mengatakan hubungannya dengan wanita berkacamata itu sangat dekat. Ia menganggap Nanik seperti kakak dan bude bagi anak-anaknya.

>>> Sudaryono Pastikan Lepas Jabatan Wamentan Usai Ditunjuk Jadi Kepala BGN

"Saya sama beliau sangat dekat sekali, sangat dekat. Beliau adalah budenya anak-anak saya.

Beliau adalah kakak saya," kata Sudaryono di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Ia bercerita bertemu Nanik karena menjadi bagian dari orang-orang di lingkungan Presiden Prabowo Subianto sejak lama.

Sudaryono bahkan menyebut dirinya sebagai salah satu orang yang lebih dulu mengenal Nanik di lingkungan Prabowo.

"Saya kenal lama (dengan Nanik). Saya kira orang di lingkungan Pak Presiden Prabowo yang kenal beliau paling duluan adalah saya," ujarnya.

Pria yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu menyebut hubungan mereka sudah seperti satu keluarga yang baik.

"Kita bukan lagi hubungan karena apakah kepartaian atau hubungan karena Pak Prabowo.

Betul, karena ada Pak Prabowo kita disatukan di situ, tapi kemudian kita jadi satu keluarga yang baik," ujar Sudaryono.

>>> Mitchell Baker Cetak Gol di Debut Non Kompetitif Timnas Indonesia

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN di Istana Kepresidenan pada Rabu sore ini pukul 15.00 WIB.

Sudaryono menggantikan Nanik yang mengundurkan diri dari kursi Kepala BGN. Ia ditunjuk karena dianggap telah mengikuti konsep dilahirkannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal.

Nanik memutuskan mundur karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Ia mengaku telah meminta izin kepada Presiden Prabowo untuk memperoleh second opinion atas kondisi kesehatannya.

"Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai kepala BGN demi kesehatan saya," ujar Nanik melalui status akun Facebook Naniek Sudaryati Deyang pada Rabu ini.

Menurut Nanik, Sang Kepala Negara menyetujui permintaan tersebut.

Meski demikian, ia tetap diminta ikut mengawasi jalannya BGN dan berpeluang menjadi ketua dewan pengawas apabila lembaga tersebut dibentuk.

Dalam unggahan status yang sama, Nanik mengisyaratkan penggantinya sebagai kepala BGN. Namun, ia tidak mengungkap identitas sosok yang dimaksud.

>>> Mukjizat Selembar Gabus dan Dekapan Suami di Laut Selayar

"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya' di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yg menyimpang," kata Nanik.