Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.

>>> Timnas Iran Kantongi Visa Jelang Piala Dunia 2026, Siap Tempur

Babak Kedua dan Perubahan Taktik

Memasuki paruh kedua, Ronald Koeman dan Vladimir Petkovic melakukan banyak pergantian pemain. Hal ini untuk menjaga kebugaran fisik dan menguji formasi alternatif.

Belanda tetap memegang inisiatif serangan. Malen kembali mengancam pada menit ke-52, namun akurasinya masih menjadi kendala.

Justin Kluivert yang masuk sebagai pemain pengganti hampir memecah kebuntuan pada menit ke-62. Tembakan melengkungnya berhasil ditepis Zidane.

Seiring waktu, tempo permainan menurun akibat rotasi pemain dari kedua kubu. Pertandingan sempat terlihat monoton di pertengahan babak kedua.

Gol Kejutan Anis Hadj Moussa

Kebuntuan pecah menjelang menit-menit akhir waktu normal. Tim tamu berhasil mencuri keunggulan melalui skema serangan terukur.

Nabil Bentaleb mengirim umpan panjang akurat ke sisi kanan lapangan. Bola diterima Anis Hadj Moussa yang langsung menusuk ke area penalti.

Pemain Feyenoord ini menunjukkan aksi individu memukau. Setelah melewati hadangan Jorrel Hato, ia melepaskan tendangan kaki kiri melengkung.

Bola meluncur deras tanpa bisa dijangkau kiper Robin Roefs dan bersarang di pojok atas gawang. Skor berubah 1-0 untuk Aljazair pada menit ke-86.

Belanda mencoba mengurung pertahanan Aljazair di sisa waktu tambahan. Namun, pertahanan berlapis Aljazair terlalu tangguh untuk ditembus.

Hingga akhir laga, kedudukan tetap tidak berubah. Kemenangan ini menjadi modal kepercayaan diri besar bagi Aljazair menuju Piala Dunia.

>>> Daftar Dealer Daihatsu yang Resmi Tutup Operasional 2026, Ini Alasannya

Statistik Kunci

  • Skor Akhir: Belanda 0 - 1 Aljazair
  • Pencetak Gol: Anis Hadj Moussa (86')
  • Penguasaan Bola: Belanda 64% - Aljazair 36%
  • Total Tembakan: Belanda 18 - Aljazair 5

Data statistik menunjukkan dominasi Belanda namun efisiensi serangan menjadi kunci kemenangan Aljazair. Kekalahan ini menjadi sinyal waspada bagi Oranje sebelum Piala Dunia 2026.