Aditya berharap persiapan yang matang dapat memberikan gambaran jelas mengenai target klub. Setiap langkah didasarkan pada data dan analisis yang kuat.

Permohonan Maaf dan Harapan Bangkit

Aditya Rimbo juga menyampaikan permohonan maaf karena manajemen terkesan menutup diri. Ia menegaskan diamnya manajemen bukan berarti tidak ada kerja di balik layar.

Aditya berjanji akan segera menemui suporter untuk mempresentasikan kesiapan Persis Solo mengarungi Liga 2. Dukungan dan doa dari masyarakat Solo diharapkan demi kembalinya kejayaan.

Berikut ringkasan perjalanan Persis Solo hingga harus berkompetisi di kasta kedua:

  • Posisi Akhir Liga 1 2025/2026: Peringkat ke-16 (Degradasi)
  • Total Poin: 34 Poin
  • Jumlah Pertandingan: 34 Laga
  • Target Kompetisi Berikutnya: Promosi kembali ke Liga 1

Performa pahit musim lalu menyebabkan Persis Solo turun kasta. Kegagalan bertahan di kasta tertinggi menjadi pukulan telak bagi tim dan pendukung.

Aditya Rimbo, keponakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, kini memegang tanggung jawab besar dalam transisi ini. Manajemen berkomitmen agar keberadaan di kasta kedua hanya sementara.

Berbagai reaksi muncul dari kalangan pendukung, mulai dari aksi vandalisme hingga tangis haru saat nonton bersama di Stadion Manahan.

Semua pihak berharap pembenahan manajemen membuahkan hasil manis di musim 2026/2027.

>>> Tembus 1 Juta Penonton dalam 7 Hari, Sekawan Limo 2 Resmi Jadi Tren 2026

>>> Betrand Peto Buka Suara soal Hinaan ke Ruben Onsu dari Lingkungan Sarwendah

>>> Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Langsung Layanan SPBU di Bali