Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih resmi menembus satu juta penonton dalam tujuh hari sejak penayangan perdananya.

Prestasi ini diumumkan oleh Starvision Plus melalui media sosial pada Rabu, 3 Juni 2026.

Hingga saat itu, sebanyak 1.037.805 orang telah menyaksikan petualangan Dukun Kartolo dan kawan-kawan di Gunung Klawih.

Angka tersebut menjadikan film ini sebagai film Indonesia ke-13 yang berhasil meraih sejuta penonton sepanjang tahun 2026.

Dominasi Film Lokal di Bioskop

Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, Sekawan Limo 2 masih menarik sekitar 70 ribu penonton baru.

Pesaing terdekatnya, Badut Gendong, hanya mencatatkan 40 ribu penonton pada hari yang sama.

Enam posisi teratas box office saat ini didominasi film dalam negeri.

Peringkat tiga besar juga diisi oleh Children of Heaven garapan Hanung Bramantyo, serta Tumbal Proyek yang sudah mencapai 1,5 juta penonton.

Berikut data penambahan penonton harian beberapa film Indonesia pada 3 Juni 2026:

  • Sekawan Limo 2: Gunung Klawih – 78.987 penonton (total 1.037.805)
  • Badut Gendong – 40.260 penonton (total 379.267)
  • Children of Heaven – 32.367 penonton (total 513.266)
  • Tumbal Proyek – 21.017 penonton (total 1.571.846)
  • Suamiku Lukaku – 10.600 penonton (total 236.600)
  • Semua Akan Baik-Baik Saja – 5.825 penonton (total 1.152.732)

Meskipun terjadi penurunan persentase harian yang wajar, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Tumbal Proyek bahkan menjadi film terlaris keenam tahun ini.

Tren Positif Sejak Hari Pertama

Sekawan Limo 2 dirilis pada 27 Mei 2026 dan langsung mencatat rekor opening day dengan 212 ribu penonton.

Kesuksesan ini didorong oleh perpaduan horor dan komedi yang digemari audiens lokal.

Beberapa faktor utama yang mendongkrak popularitas film ini antara lain kolaborasi aktor berbakat seperti Bayu Skak, Nadya Arina, dan Benidictus Siregar.

Kehadiran komedian legendaris Cak Kartolo juga memberikan warna humor yang segar.

Selain itu, kesuksesan bagian pertama membuat penggemar penasaran dengan kelanjutan cerita di Gunung Klawih. Dukungan Starvision Plus memastikan kualitas sinematografi dan efek horor yang maksimal.

Dengan tren penonton yang masih terjaga, film ini diprediksi akan terus menambah jumlah penonton dalam beberapa pekan ke depan.

Pencapaian sejuta penonton dalam seminggu hanyalah awal dari perjalanan panjang film ini di layar lebar Indonesia.

>>> Betrand Peto Buka Suara soal Hinaan ke Ruben Onsu dari Lingkungan Sarwendah

>>> Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Langsung Layanan SPBU di Bali

>>> Perluas Automatic Blocking System, Pemerintah Genjot PNBP 2027