Selain fokus pada bisnis, Grab juga secara konsisten menjalankan program "Grab untuk Indonesia" yang menyasar kesejahteraan para mitra pengemudi.

Total nilai program yang mencapai lebih dari Rp100 miliar tersebut merupakan bentuk dukungan nyata bagi para pejuang transportasi daring.

Ke depannya, Grab menyatakan bakal mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat secara merata.

Menutup pernyataannya, Neneng Goenadi menegaskan bahwa Indonesia bukan sekadar pasar atau ekosistem bisnis bagi perusahaan.

Ia menyebut Indonesia sebagai "rumah" tempat Grab tumbuh dan berkembang berdampingan dengan jutaan penggunanya setiap hari.

Dengan adanya klarifikasi resmi ini, diharapkan kekhawatiran para mitra pengemudi, pelaku UMKM, dan pelanggan setia Grab dapat segera teratasi.

>>> Rupiah Melemah Tekan Biaya Medis 2026, Begini Strategi Asuransi Astra Kelola Klaim

Perusahaan tetap berfokus pada inovasi layanan untuk mendukung mobilitas dan kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia.