Manajemen memastikan tidak ada rencana perubahan struktur bisnis yang mengarah pada penutupan layanan.

Neneng kembali menambahkan bahwa peran strategis Indonesia bagi perusahaan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Grab berambisi untuk terus menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat luas melalui inovasi teknologi yang mereka hadirkan.

"Kami telah hadir untuk Indonesia selama lebih dari satu dekade dan kami berkomitmen untuk terus bertumbuh," ungkap Neneng.

Ia menekankan bahwa Grab akan terus mengambil peran aktif dalam mendukung roda perekonomian masyarakat Indonesia di masa depan.

Kontribusi Signifikan terhadap Ekonomi Digital dan Lapangan Kerja

Eksistensi Grab di Indonesia selama ini telah memberikan dampak nyata yang terekam dalam berbagai data pencapaian perusahaan.

>>> 5 Indikator Literasi Keuangan Masih Lemah, Segera Benahi agar Tabungan Aman 2026

Komitmen untuk tetap bertahan didasarkan pada besarnya cakupan pasar yang telah berhasil dikuasai hingga saat ini.

Pihak Grab mengungkapkan bahwa saat ini mereka memegang kontribusi sekitar 50 persen dalam industri ride-hailing dan layanan pengantaran daring di tanah air.

Angka ini menunjukkan kepercayaan besar dari pengguna terhadap layanan yang disediakan perusahaan.

Berikut adalah beberapa pencapaian utama dan rincian kontribusi Grab bagi perekonomian Indonesia:

  • Pangsa Pasar: Menguasai sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran online nasional.
  • Peluang Kerja: Menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi sektor UMKM.
  • Program Kesejahteraan: Menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp100 miliar melalui program "Grab untuk Indonesia".
  • Fokus Masa Depan: Penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk ekonomi inklusif.

Data tersebut menggambarkan betapa besarnya keterikatan Grab dengan struktur ekonomi mikro dan makro di Indonesia.

Perusahaan tidak hanya bertindak sebagai penyedia jasa, tetapi juga sebagai motor penggerak digitalisasi pelaku usaha kecil.