Tim nasional Maroko telah mengukir sejarah sebagai wakil Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia 2022.

Kini, Singa Atlas tidak ingin berpuas diri. Mereka bersiap menatap Piala Dunia 2026 dengan perubahan besar.

>>> Erick Thohir: Pemain Muda Kunci Masa Depan Timnas Indonesia 2026

Transformasi Taktik: dari Bertahan ke Agresif

Pada Piala Dunia 2022, Maroko dikenal dengan pertahanan kokoh. Strategi blok rendah membuat lawan frustrasi.

Mereka sukses menumbangkan Spanyol dan Portugal. Hanya kebobolan satu gol hingga semifinal.

Menjelang 2026, Maroko mengadopsi filosofi permainan agresif, dominan, dan progresif.

Perubahan ini didorong oleh talenta muda seperti Brahim Diaz, Neil El Aynaoui, dan Abde Ezzalzouli.

Mereka melengkapi pilar senior seperti Achraf Hakimi dan Yassine Bounou.

>>> Kiandra Ramadhipa Resmi Naik Kelas ke Moto3 Junior World Championship 2026

Setelah Walid Regragui mundur, kursi pelatih dipegang Mohamed Ouahbi. Ia sukses membawa tim U-20 Maroko juara dunia.

Modal Prestasi Internasional

Maroko memiliki sederet pencapaian gemilang sebagai modal menatap Piala Dunia 2026.

  • Juara Piala Afrika U-23 2023.
  • Medali perunggu Olimpiade Paris 2024.
  • Juara Piala Dunia U-20 FIFA 2025 di Chile.

Prestasi ini membuktikan sistem pembinaan pemain Maroko berada di jalur tepat.

Evolusi Maroko kini tidak lagi sekadar bertahan, tetapi berani menekan dan menguasai pertandingan.

>>> Bintang How I Met Your Mother Divonis 32 Tahun Usai Tikam Pacar

Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan bintang muda, Maroko diprediksi menjadi ancaman serius bagi negara besar di Amerika Utara.