Pemain kelahiran Belanda itu diprediksi kembali menjadi tulang punggung lini depan saat meladeni Oman.

Marselino Ferdinan: Amunisi Tambahan

Keputusan Herdman memanggil Marselino sempat memicu diskusi. Pasalnya, pemain AS Trencin itu baru saja pulih dari cedera panjang.

Namun, setelah memantau perkembangannya di latihan, Herdman menyadari potensi besarnya. Ia bahkan memuji Marselino sebagai pemain sangat berkualitas.

>>> Viral Anak Kelaparan Minta Rp10 Ribu Ditolak Ayah, Alasannya Mengejutkan Karena Bayi Baru

Ketertarikan Herdman membuka peluang Marselino diturunkan sebagai starter. Jika terwujud, sektor penyerangan akan memiliki kreativitas lebih untuk membongkar pertahanan lawan.

Pengalaman Marselino bersama Garuda sudah matang meski usianya masih muda. Ia sudah menjadi andalan sejak era Shin Tae-yong dan sering memberikan kejutan tak terduga.

Rizky Ridho: Pemimpin Baru di Lini Belakang

Absennya Jay Idzes meninggalkan celah di jantung pertahanan. Herdman menyiapkan rencana cadangan dengan menunjuk Rizky Ridho sebagai kapten.

Bek Persija Jakarta itu dipercaya rekan-rekannya memimpin tim selama Idzes tidak tersedia. Peran sebagai pemimpin bukan hal baru bagi Ridho, karena ia kapten utama di klubnya.

Pemain berusia 24 tahun asal Surabaya ini memiliki caps tertinggi dalam skuad saat ini. Pengalaman internasionalnya menjadikannya sosok ideal untuk mengoordinasi lini belakang.

Harapan publik tertumpu pada Ridho untuk meredam agresivitas penyerang Oman. Kemampuannya membaca arah bola dan melakukan tekel bersih diharapkan menjaga gawang Indonesia.

Persiapan Tim dan Informasi Tambahan

Manajemen tim nasional juga memberi perhatian pada regenerasi dan pemulihan pemain berbakat lainnya. Hal ini untuk memastikan kedalaman skuad tetap terjaga.

Informasi terkini pemanggilan pemain dan kondisi tim meliputi: Mathew Baker dipanggil untuk memperkuat mental senior, Mees Hilgers menjalani pemulihan cedera, PSSI menargetkan hasil maksimal di FIFA Matchday dan persiapan Piala AFF, serta latihan intensif di Jakarta.

Sumardji selaku perwakilan PSSI menjelaskan keterlibatan pemain ini penting untuk harmonisasi tim. Dengan dukungan suporter di SUGBK, Timnas Indonesia optimis meraih poin penuh.

>>> Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di 2026, Kemenkeu Ungkap 5 Indikator Resminya

Laga melawan Oman menjadi ajang pembuktian sistem permainan baru Herdman. Kemenangan akan menjadi modal berharga sebelum turnamen resmi seperti Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala AFF.