Francesco Bagnaia berharap podium ketiga di GP Italia menjadi titik balik kariernya setelah dua musim sulit di MotoGP.

Pembalap Ducati Lenovo itu finis ketiga di Sirkuit Mugello, di belakang dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

>>> Iker Lecuona Gantikan Alex Marquez di MotoGP Hungaria 2026

Hasil tersebut menjadi podium pertama Bagnaia pada balapan utama hari Minggu musim ini. Sebelumnya, ia finis ketiga di Barcelona, tetapi baru dipastikan setelah Joan Mir mendapat penalti.

Performa Konsisten Mulai Terlihat

Dalam lima seri terakhir musim 2026, Bagnaia selalu finis di tiga besar, baik sprint maupun balapan utama.

Ia mengakui karakter Sirkuit Mugello sangat cocok dengan gaya balapnya, tetapi hasil ini bisa menjadi fondasi untuk seri berikutnya.

"Jika kami terus melangkah seperti ini, saya janji kami akan kembali bersaing untuk meraih kemenangan," ujar Bagnaia.

Pendekatan Bertahap

Bagnaia tidak ingin mencari solusi instan. Ia memilih pendekatan bertahap bersama tim Ducati.

>>> Real Madrid Segera Aktifkan Klausul Pelepasan Denzel Dumfries dari Inter Milan

"Kami kehilangan cengkeraman ban belakang, bahkan dibandingkan Ducati lainnya. Karena itu kami mencoba pendekatan berbeda," kata Bagnaia.

Ia menambahkan bahwa keseimbangan motor mulai kembali ke posisi yang ia sukai.

Kendala Grip Roda Belakang

Bagnaia menjelaskan bahwa masalah utama adalah kurangnya cengkeraman ban belakang, terutama dibandingkan Aprilia yang bisa masuk tikungan lebih cepat.

Namun, ia optimis karena seri berikutnya di Balaton, Brno, dan Assen memiliki grip lintasan yang lebih tinggi.

>>> Lamine Yamal Ingin Bangun Identitas Unik di Piala Dunia 2026

"Saya pikir kami bisa tampil kompetitif," imbuh Bagnaia.